Kereta Cepat  Indonesia, China Tawarkan Tenaga Kerjanya

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya usai Double Track Tuntas

Duta besar China untuk Indonesia Xie Feng mengungkapkan, akan memboyong tenaga kerja dari China untuk menjalankan proyek pembangunan kereta api cepat (high speed railway). “Saya kira masih ada, tapi tidak banyak. Saya kira setelah dimulainya proyek ini, kami pasti membeli material-material di dalam negeri asalkan bisa diproduksi di Indonesia. Kalau ada orang yang mampu, kami juga pasti mempekerjakan orang itu dari Indonesia,” katanya usai pertemuan di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Namun demikian, dia mengaku belum mengetahui komposisi pekerja China yang akan mengerjakan proyek tersebut. “Saya belum tahu. Saya ada dua, angka, dalam proses pembangunan ini bisa menciptakan 40.000 tenaga kerja,” imbuh dia.

Ditemui di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menuturkan, pihaknya akan berupaya untuk menyerap tenaga kerja kasar (unskilled) Indonesia.”Bahwa ada engineer, tenaga professional dari China atau Jepang itu wajar saja. Tapi tenaga kasar, unskilled kita harap sepenuhnya dilakukan pekerja Indonesia,” tandas Rizal. (oke)