Kepala BKPM: Jaga Kepercayaan Investor !

Kepala BKPM: Jaga Kepercayaan Investor!

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Mahendra Siregar mengungkap, pemerintah akan menjaga kepercayaan investor dunia dengan melaksanakan kebijakan yang konsisten. Indonesia sudah mencapai satu tahap sebagai tempat investasi menarik.

Terkait dengan kehadiran sejumlah menteri dalam event pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Mahendra menjelaskan pemerintah akan memberikan perspektif mengenai kondisi Indonesia sekarang.

“Benefit bagi pemerintah adalah lebih untuk meningkatkan hubungan jaringan langsung dan tidak melalui proses resmi, dengan penambahan pembicaraan lebih terbuka.  Penting bagi kalangan bisnis untuk mengetahui Indonesia, menyampaikan isu lebih terbaru,” ungkap Mahendra.

Dia lalu menjelaskan mengenai kondisi Indonesia terkini, seperti persiapan Indonesia menghadapi pemilu tahun ini. Isu-isu akan dibawa pemerintah antara lain bagaimana outlook, pertumbuhan  ekonomim persiapan pemilu, dan rencana terhadap agenda perbaikan iklim investasi.

“Soal pemilu misalnya, itu bisa kita jawab. Soal pemilu Ini bukan pemilu pertama. Ini kesempatan kami untuk menjelaskan apa agendanya. Dengan demikian mereka akan lebih paham.”

Terkait dengan UU Minerba, pemerintah juga akan memberikan perspektif yang lebih jelas mengenai tujuan mengapa dilakukan hal itu.

“Kami akan jelaskan bagaimana kita akan konsisten melaksanakan peraturan. Investasi smelter jumlahnya besar dan jelas menjadi kontribusi yang besar ke depan,” ujarnya.

Mahendra mengungkapkan tiga empat tahun lalu pemerintah melakukan kebijakan bea keluar sawit, kakao, karet. Ketika menghadiri pertemuan tahunan perhimpunan kakao Eropa, banyak pihak mempertanyakan hal itu. Setelah tiga sampai empat tahun pengenaan aturan itu, pemrosesan kakao naik 100 ribu ton  menjadi 400 ribun ton.

Indonesia tidak bisa mengekspor biji kakao karena semua bisa diproduksi dalam negeri. Kuncinya menerapkan kebijakan yang konsisten, sehingga terlepas pihak lain tidak setuju, apabila pemerintah konsisten maka otomatis setuju. (bis/bh)