Kenaikan Suku Bunga Amerika Versus Pelambatan Ekonomi Global

 

Kenaikan Suku Bunga Amerika Versus Pelambatan Ekonomi Global

Pelambatan pertumbuhan ekonomi global, seperti dilansir banyak pihak dalam sepekan kemarin, menjadi bayang-bayang yang menghantui rencana kenaikan suku bunga Amerika. Dikhawatirkan, kenaikan suku bunga Amerika yang berujung penguatan indeks dolar AS akan tambah menekan dan melemahkan kondisi ekonomi global.

Kekhawatiran ini telah menekan turun pergerakan indeks dolar dan saham AS, Eropa akhir pekan lalu dan indeks saham Asia di pagi ini. Hong Kong mendapatkan tekanan tambahan dari demontrasi yang kembali terjadi hari ini. Neraca Perdagangan China yang dirilis pagi tadi juga memberikan tekanan tambahan.

Surplus perdagangan China Bulan September menurun di bawah prediksi pasar, 31 miliar dollar AS vs 41,2 miliar dollar AS. China mendapatkan surplus sebesar 49,8 miliar dollar pada bulan sebelumnya. Sementara Nikkei juga mendapatkan tekanan turun dari penguatan yen Jepang. USDJPY kini berada di kisaran 107.06, turun dibandingkan penutupan Jumat di 107.65.

Pernyataan petinggi Bank Sentral AS, Stanley Fischer, yang mengkhawatirkan pelambatan ekonomi global direspon negatif oleh indeks dolar dan pasar saham Amerika. Fischer mengungkapkan bahwa Fed bisa mengerem laju pengetatan kebijakan moneter bila perekonomian global menuju pelambatan. Namun, Fischer juga mengatakan bahwa kenaikan suku bunga acuan tidak akan melukai perekonomian global. Pelemahan indeks dollar AS ini menutup penguatan indeks dollar yang terjadi di akhir pekan kemarin. Indeks dollar kini berada di kisaran 85.5, di bawah penutupan Jumat pekan lalu di 85.91.

Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham, Senin (13/10/2014).

EUR/USD. Bias intraday masih bearish di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 1.2590 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut mengincar area 1.2530 atau bahkan lebih rendah. Resisten terdekat tampak di area 1.2660, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 1.2700.

GBP/USD. Bias intraday masih bearish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus secara konsisten dibawah area 1.5970 untuk menambah tekanan bearish menguji area 1.5890. Di sisi atasnya, hanya penembusan diatas area 1.6060 baru bisa memicu skenario koreksi bullish menguji area 1.6120 sebelum akhirnya dapat melanjutkan trend bearish utama.

USD/JPY. Bias menjadi bearish di jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 107.60 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut mengincar area 107.25 atau bahkan lebih rendah. Resisten terdekat tampak di area 108.50, penembusan konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek menguji area resisten 109.00.

USD/CHF. Bias intraday masih bullish di jangka pendek terutama jika harga berhasil tembus diatas area 0.9600 untuk menambah momentum bullish mengincar area 0.9645. Support terdekat tampak di area 0.9540, tembus secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.9500.

AUD/USD. Bias intraday menjadi bearish di jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 0.8680 untuk menambah tekanan bearish menguji area support kunci 0.8630. Resisten terdekat tampak di area 0.8780, berbalik lagi secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.8810 sebelum melanjutkan trend penurunan.

XAU/USD. Pada grafik harian, masih diperdagangkannya emas di dalam bearish channel dan di bawah MA 50-100-200 harian dapat sinyalkan masih adanya tekanan penurunan. Namun, naiknya indikator MACD dan Stochastic pada grafik harian dapat memberikan tenaga kenaikan. Sentimen cukup mixed dan ini dapat mendorong pergerakan sideways dengan kisaran perdagangan 1180 – 1241 untuk sementara waktu. Strategy: sell-on-rally dengan target profit 1208 dan stop-loss 1235. Di lain pihak, penembusan konsisten di atas 1233 dapat membuka peluang pengujian area 1241.

Hang Seng Futures. Masih diperdagangkannya Hang Seng di bawah MA 50-100-200 harian dapat sinyalkan masih adanya tekanan penurunan. Namun, Hang Seng perlu mencatatkan level penutupan harian di bawah 22510 untuk menambah tekanan penurunan. Kegagalan mengatasi area 22510 dapat mendorong aksi bargain-hunting mengingat masih naiknya indikator Stochastic pada grafik harian isyaratkan masih adanya ruang untuk rebound. Sentimen cukup mixed dan ini dapat mendorong pergerakan sideways dengan kisaran perdagangan 22500 – 23800 untuk sementara waktu. Strategy: sell-on-rally dengan target profit 22520 dan stop-loss 22900. Di lain pihak, penembusan konsisten di atas 22890 dapat membuka peluang pengujian 23000.

Nikkei Futures. Turunnya indikator MACD pada grafik harian dapat memberikan tekanan penurunan. Namun, Nikkei perlu mencatatkan level penutupan harian di bawah MA 200 harian (15075) untuk menambah tekanan penurunan; dimana kegagalan dapat mendorong aksi bargain-hunting terutama dengan indikator Stochastic yang berada di area oversold. Strategy: sell-on-rally dengan target profit 15100 dan stop-loss 15310. Di lain pihak, penembusan konsisten di atas 15295 dapat membuka peluang pengujian area 15400.

Kospi Futures. Bias bearish dalam jangka pendek setelah harga masih di tutup di bawah MA 50-100-200 dalam grafik 4 jam. Support terdekat terlihat di kisaran area 244.90, break di bawah area tersebut seharusnya menambah beban untuk harga untuk bergerak lebih rendah menuju ke area 243.90. Untuk sisi atasnya, level resisten terdekat terlihat di kisaran area 246.50, break di atas dari area tersebut kemungkinan dapat memicu bullish lanjutan menguji ulang ke wilayah 247.30.

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.