Kemiskinan Jatim Diklaim Turun

 

Kemiskinan Jatim Diklaim Turun

Angka kemiskinan Jatim diklaim mengalami penurunan. Indikator kinerja presentase penduduk miskin di Jatim pada 2013 mengalami penurunan dibanding 2012. Dimana pada 2013 4.856.820 jiwa atau 12,73 persen, sedangkan 2012 mencapai 4.960,540 jiwa atau 13,08 persen.

Indikator penurunan angka kemiskinan Jatim pada 2013 ini yaitu melalui program peningkatan keberdayaan masyarakat pedesaan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat pesisir dan pantai.

“Dalam program ini pemerintah provinsi melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi di Jatim dan Program Nasional Pemberdayaan masyarakat Mandiri perdesaan (PNPM- MP),” ujar Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf dalam  membacakan Nota penjelasan Gubernur atas Laporan Keterangan Pertanggujawaban (LKPJ) di Gedung DPRD Jatim, Kamis (17/4/2014).

Selain itu juga pemerintah juga melakukan perluasan dan penempatan tenaga kerja di luar negeri baik sektor formal maupun informal secara remuneratif, produktif, layak, dan sejahtera, baik didalam maupun di luar negeri.

Dimana secara keseluruhan penempatan tenaga kerja pada 2013 sebanyak 426.920 orang, dibandingkan pada 2012 yang mencapai 472, 982 orang, mengalami penurunan sebanyak 46,620 orang atau 9,74 persen.

Selanjutnya kinerja Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jatim tahun 2013 mencapai 73,21 persen atau meningkat dari tahun 2012 ini IPM di jatim sebesar 72,83 persen.“Jadi pada 2013 ini IPM merupakan fungsi dari berbagai program pelaksanaan baik di bidang pendidikan, dan kesehatan,” paparnya.

Dalam kesempatan  tersebut, Wagub Jatim juga menyatakan pertumbuhan ekonomi meningkat 6,55 persen sedangkan pada 2012 mencapai 7,22 persen. “Pada tahun 2013 ini pertumbuhan ekonomi ini lebih cepat dibandingkan pertumbuhan ekonomi di provinsi – provinsi di pulau Jawa dan juga pertumbuhan ekonomi Jatim ini mampu menyamai pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,78 persen,”paparnya.

Ia menjelaskan adapun sumber pertumbuhan perekonomian di Jatim pada 2013 ini didominasi oleh beberapa sektor yaitu pertumbuhan sektor perdagangan, hotel, restoran, industri pengelolahan, dan sektor pertanian.  (ram)