Kementrian Ristekdikti Gelar Simposium Infrastruktur di ITS

Kementrian Ristekdikti Gelar Simposium Infrastruktur di ITS

Staf Ahli Menteri, Ir Hari Purwanto MSc DIC saat membuka Simposium I bertajuk Inovasi Dalam Rangka Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia yang bertempat di Grha Sepuluh Nopember ITS.

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berkolaborasi dengan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya didaulat sebagai tuan rumah untuk menggelar Simposium I bertajuk Inovasi Dalam Rangka Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia yang bertempat di Grha Sepuluh Nopember ITS.

Simposium ini terselenggara di bawah naungan University Network for Indonesian Infrastructure Development (UNIID) atau Jaringan Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Infrastruktur (JPII) .

Simposium ini adalah yang pertama kalinya digelar oleh UNIID dan didukung penuh oleh PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII). Simposium dibuka oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri, Ir Hari Purwanto MSc DIC.

Dalam kesempatan itu, dirinya menyatakan, bahwa institusi pendidikan tinggi berperan besar dalam menyediakan lulusan yang andal di bidang infrastruktur. Perguruan tinggi juga diupayakan agar tak hanya memperhatikan pengelolaan infrastruktur secara fisik dalam kampus. Namun juga mendorong keterkaitan antara infrastruktur dan pembangunan ekonomi.

Selanjutnya, ia juga memperhatikan masalah sosial, budaya, regulasi dan tata kelola pembangunan, mengembangkan pemikiran baru dalam pembiayaan infrastruktur, serta pengembangan SDM infratsruktur. “Harus ada pengadaan, pengoperasian, dan pemeliharaan yang baik,” ujar Hari, Rabu (3/8/2016).

Dijelaskan Hari, siap atau tidak, telah banyak ditemukan profesi tenaga ahli yang berasal dari luar negeri utamanya ASEAN. Sehingga, dalam hal ini ketersediaan lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki daya saing yang tinggi. (wh)