Kemenpera Gelar Pameran Perumahan di 11 Kota

Kemenpera Gelar Pameran Perumahan di 11 Kota
Wakil Menpera Arif Setia Budi (kiri, bersama Direktur Utama PPP Budi Hartono, dan prwakilan REI Jatim saat membuka Pameran Perumahan 2014 di Jatim Expo Surabaya, Rabu (17/9/2014).

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Rabu (17/9/2014) menggelar Pameran Perumahan 2014 di Jatim Expo Surabaya. Ini dilakukannya sebagai bagian dari program pemerintah pro-rakyat di 11 kota di Indonesia.

Dikatakan oleh Wakil Menpera, Arif Setia Budi bahwa program pameran perumahan raktar ini didasari atas meningkatnya kebutuhan perumahan. Ini ditunjukan dengan jumlah backlog perusamah sesuai sensus penduduk pada 2010 saja, mencapai 13,6 juta.

“Untuk saat ini diperkirakan sudah mencapai 15 juta jumlah backlog,” cetusnya.

Arif mengaku dengan kebutuhan yang meningkat signifikan tersebut, pemerintah kemudian berupaya untuk menggandeng pengembang dan masyarakat untuk mencari perumahan yang layak huni dan terjangkau.

“Intinya pameran ini adalah bagian dari program pemerintah melalui Pusat Pembiayaan Perumahaan (PPP). Ini kami lakukan untuk membantu subsidi kepada masyarakat agar harga rumah kian terjangkau,” bebernya;.

Sementara itu lebih lanjut, Direktur Utama PPP, Budi Hartono menambahkan bahwa nantinya pameran perumahan ini akan digelar mulai September hingga Oktober di 11 Kota. Di antaranya Jakarta, Medan, Palembang, Banjarmasin, Pontianak, Makassar, Surabaya, Semarang, Bekasi, Tangerang, dan Karawang.

“Ke-11 kota ini kami rasa mengalami pertumbuhan yang signifikan terhadap kebutuhan rumah. Jadi kami memberikan suplai yang banyak agar bisa menekan harga tanah dan rumah yang kian mahal tiap tahunnya,” terangnya.

Tujuan pameran perumahan ini pun dikatakan oleh Budi jelas, Pemerintah berusaha mempertemukan suplai rumah dari pengembang dengan demand dari pembeli. Sejumlah bank juga digandeng sebagai mediator transaksi.

“Jika sudah menemukan rumah yang sesuai selera, calon pembeli juga bisa konsultasi kepada bank untuk pembiayaan,” katanya.

Lanjut Budi, diselenggarakannya pameran ini juga diharapkan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat. “Dengan melakukan pameran, masyarakat akan mudah untuk mengetahui program-program pemerintah. Salah satunya yakni menyediakan kredit rumah dengan bunga rendah,” imbuhnya.

Dengan begitu, pengembang juga bisa membuat rencana bisnis ke depannya. Selai itu, konsumen pun bisa merencanakan pembelian rumah melalui Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR-FPL).

“Di jakarta sudah selesai dilakukan pada 7 September lalu. Rencananya di Surabaya ini akan diselenggarakan hingga 25 September mendatang,” jelasnya. (wh)