Kemenkum HAM Perketat Pengurusan Paspor

Kemenkum HAM Perketat Pengurusan Paspor
foto:umar alif/enciety.co

Jelang keberangkatan calon jamaah haji (CJH) tahun 2015 ini, Kantor Imigrasi (Kanim) Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM) Jatim terus menyelesaikan semua pengurusan paspor yang masuk.

Dari data yang ada, paspor CJH dari Kanim Surabaya yang diproses sebanyak 3.674 paspor, Kanim Tanjung Perak 4.480 paspor, Kanim Kediri 2.637 paspor, Kanim Madiun 1.195 paspor, Kanim Jember 3.257 paspor, Kanim Pamekasan 1.346 paspor, Kanim Malang 5.700 paspor, dan Kanim Blitar 2.298 paspor.

Kepala bidang Lalulintas, Izin Tinggal, dan status keimigrasian, Sondang Dame mengatakan pihaknya terus menyelesaikan passport tersebut sebelum CJH berangkat ke Tanah Suci.

“Total yang masuk 24.587 paspor dan terbanyak dari Surabaya, yaitu Kanim Surabaya dan Kanim Tanjung Perak. Jumlah itu yang sudah kita kerjakan semua, dan semua itu data yang dikirim ke kita sesuai dengan kuota yang dimintya di masing-masing daerah,” kata Sondang.

Untuk menghindari pemalsuan paspor CJH, pihaknya mengaku akan mengetatkan proses pembuatan paspor tersebut. Dengan pengetatan pembuatan paspor itu membuat Kanim Jatim yakin tidak ada lagi penyalahgunaan maupun pemalsuan paspor.

Pemalsuan identitas dalam pasport nantinya akan diketahui bila nama dan fotonya tidak sama dengan data base Kanim Kemenkumham, maka pihaknya tidak segan-segan untuk menahan pemilik pasport tersebut dan tidak memberikan izin untuk berangkat.

“Nanti yang diperketat adalah penjagaan di bandara sebelum CJH di pintu masuk saat pemeriksaan paspor. Bila ada yang kami curigai maka CJH tidak boleh berangkat dulu sebelum masalahnya selesai dulu,” bebernya. (wh)