Kemenangan Angel Pieters di IMA 2015 Dipertanyakan

ima 2015

Kemenangan Angel Pieters dalam kategori Soundtrack Film Terfavorit dalam ajang Indonesian Movie Award (IMA) 2015 menjadi polemik. Pasalnya dalam rilis kategori yang di keluarkan pihak panitia  beberapa waktu lalu tidak ada nama Angel Pieters dalam kategori Soundtrack Film Terfavorit IMA 2015, namun tiba-tiba Angel ditetapkan sebagai pemenang.

Para kontestan lainnya pun tak ayal mempertanyakan keputusan tersebut dan menganggap keputusan dewan juri tidak berdasar. Bahkan salah satu juri IMA 2015 Aditya Gumay juga menuntut penjelasan panitia soal masuknya nama Angel. “Kami sebagai dewan juri tidak memegang kategori yang dimaksud (Soundtrack film Terfavorit). Karena saya hanya menilai untuk bidang pemeranan. Kami hanya menilai aktor dan aktris utama, pendukung, pendatang baru dan anak serta pasangan terbaik. Untuk sountrack film bukan kita. semua diserahkan kepada panitia,” ungkap Aditya.
Lebih lanjut Aditya meminta kepada pihak panitia untuk menjelaskan kemenangan Angel dan lagunya berjudul ‘Indonesia Negeri Kita’ sebagai sountrack film ‘Dibalik 98’ karya MNC Pictures itu. “Kalau saya sebagai pribadi harusnya ada penjelasan terkait hal itu. Termasuk kalau memang penilaiannya diambil secara voting SMS dari pemirsa. Harus transparan yang pasti, agar tidak menimbulkan polemik di belakang hari,” lanjutnya.

Aditya juga mengkritisi hadirnya pihak ketiga yang ikut bermain dalam penentuan pemenang masing-masing kategori dalam ajang penghargaan IMA 2015 itu. “Ya mungkin itu jadi kebijakan pihak stasiun televisinya kali, dan saya nggak tahu sama sekali tentang itu,” tutupnya.
Seperti diketahui, Angel tiba-tiba diumumkan sebagai pemenang untuk kategori Soundtrack Film Terfavorit di ajang Penghargaan IMA Awards yang diselenggarakan Senin (19/5/2015) lalu. Padahal, lagu ‘Indonesia Negeri Kita’ ciptaan Liliana Tanoesudibjo itu tidak ada dalam kategori yang disebarkan pihak panitia IMA 2015.

Aslinya, kategori Soundtrack Terfavorit memunculkan lima nominasi yakni, Anggun C. Casmi: Fly My Eagle (Pendekar Tongkat Emas), Glenn Fredly: Tinggikan (Cahaya Dari Timur : Beta Maluku), Mahadewa: Immortal Love Song (Runaway), Pongki Barata: Seluas Itu (Nada Untuk Asa), dan Sanit Loco: Di Balik Pintu Istana (Di Balik 98).

Namun ketika diumumkan pemenangnya adalah Angel Pieters. Hal itu sontak membuat para nominator yang lain angkat suara atas kemenangan Angel Pieters itu. Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak panitia terkait kemenangan Angel Pieters di ajang IMA 2015 tersebut. (bst)