Kemenag Luncurkan Tabungan Umrah

Kemenag Luncurkan Tabungan Umrah

Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) meluncurkan Program Tabungan Umrah. Program ini untuk menghimpun dana dan melindungi uang umat Muslim yang hendak melaksanakan umrah. “Esensinya, menjaga keselamatan dan keamanan uang jemaah yang punya animo untuk melaksanakan ibadah umrah,” kata Menag Suryadharma Ali.

Menurut Menag, Program Tabungan umrah yang digagas Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) tidak akan mematikan biro perjalanan (travel), tetapi dimaksudkan untuk melindungi jemaah dari penipuan.

Pemerintah hanya menghimpun dana dan melindungi uang umat Muslim yang hendak melaksanakan umrah. Adapun jika ada bunga bank dari Tabungan Umrah itu tetap menjadi hak jamaah.

Ke depan, pelaksanaan umrah melalui Tabung Umrah itu akan dibuat kelas per kelas, sesuai dengan kemampuan ekonomi masyarakat. Pengaturannya akan dilakukan kemudian.

“Tabungan Umrah tersebut akan dibuka di 17 bank syariah Bank Penerima Setoran (BPS). Ke-17 BPS tersebut juga sudah ditetapkan sebagai penerima setoran awal dana haji, ” ujar Menag, dalam laman Kemenag.

Dengan cara itu, lanjut Menag, dimaksudkan agar masyarakat Muslim lebih terangsang melaksanakan umrah. Setiap tahun jemaah yang punya minat umrah sekitar 500 ribu orang dan ini potensial sebagai untuk menjalankan wisata relegius.

“Ketimbang melaksanakan wisata yang sifatnya hedonis, glamor dan hura-hura, tentu akan lebih baik diarahkan untuk melaksanakan wisata religius,” katanya.

Menag mengatakan, masyarakat yang akan melakukan perjalanan umrah sekarang dapat mencek perusahaan penyelenggara umrah yang terdaftar resmi di Kementerian Agama.

Daftar perusahaan resmi tersebut dapat ditemui dalam laman resmi Kemenag terbaru www.haji.kemenag.go.id yang diluncurkan di Jakarta, Kamis (3/4/2014).(ram)