Kembar Siam Sidoarjo Akhirnya Meninggal

Kembar Siam Sidoarjo Akhirnya Meninggal

Usai dirawat selama 15 hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo, nasib bayi kembar siam asal Kauman Sidoarjo akhirnya meninggal dunia, Senin (6/4/2015).

Kepala Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSUD dr Soetomo, Surabaya, dr Agus Harianto SpA (K) mengatakan, kepergian dua bayi ini sendiri akibat sesak napas yang dideritanya.

Diketahui, kembar siam dempet dada (thoracoabdominalis) merupakan rujukan dari RS Jasem, Sidoarjo.

”Bayi ini mengalami sesak nafas karena diketahui hanya mempunyai satu jantung saja,” kata dr Agus Harianto kepada wartawan.

Bayi kembar siam dempet dada itu terlahir dengan kondisi kelainan kompleks pada jantung dan pembuluh darah. Mereka hanya memiliki satu jantung yang terdiri atas dua serambi dan dua bilik dan sewaktu diperiksa diketahui adanya kebocoran pada serambi jantungnya.

”Inilah yang menyebabkan kedua bayi ini mengalami trauma hingga menyebabkan sesak,” ujarnya.

Rumah sakit terbesar di Indonesia Timur ini sendiri kemudian menyerahkan kedua bayi malang tersebut kepada pihak keluarganya yaitu yang diwakili oleh ayahnya untuk dibawa pulang guna dikuburkan. (wh)