Kembar Siam Banyuwangi Berhasil Dipisah

 

Kembar Siam Banyuwangi Berhasil Dipisah

Usaha panjang tim dari Pusat Penanganan Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSUD Dr Soetomo Surabaya berbuah manis. Kembar siam, Rahma Anindita Vani Maulida dan Nurul Anindia Vina Maulida berhasil dipisah pada pukul 13.44 WIB, Rabu (13/8/2014).

Kembar siam asal Banyuwangi, buah hati pasangan Yuda Winarno dan Sika Jayanti itu berhasil dipisahkan setelah menjalani 4 jam operasi. “Sudah dipisah,” terang Ketua Tim PPKST RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Agus Harianto.

Meski demikian, untuk menstabilkan kondisi kedua bayi kembar siam, Rahma dan Nurul masih menjalani operasi lainnya yang belum selesai hingga pukul 19.00 WIB nanti. “Sekarang masih berupaya untuk operasi lanjutan,” lanjutnya.

Sampai berita ini ditulis, sekitar 100 dokter terlibat dalam operasi pemisahan Rahma dan Nurul. Operasi yang dilakukan sejak 09.30 tadi tersebut direncanakan akan memakan waktu 9,5 jam. Artinya nanti pada pukul 19.00 WIB dijadwalkan operasi kedua bayi akan selesai dilakukan.

Untuk diketahui, sedikitnya 100 dokter RSUD Dr Soetomo Surabaya, Rabu (13/8/2014), masih berjuang melakukan operasi pemisahan kembar siam asal Banyuwangi, Rahma Anindita Vani Maulida dam Nurul Anindia Vina Maulida. Operasi yang dilakukan selama 9,5 jam lebih rumit dibanding operasi kembar siam sebelumnya lantaran harus memisahkan hati dan liver.

Anggota tim dokter bedah anak, dr Adria Hariastawa SpB SpBA K, menuturkan, bagian tersulit dan rumit yang akan dihadapi adalah pemisahan liver. ”Hati dan livernya menyatu. Banyak pembuluh darah di sana, jadi harus berhati-hati,” terangnya. (wh)