Kembali ke Alam Jadi Opsi Pengembangan Obat Herbal

Kembali ke Alam Jadi Opsi Pengembangan Obat Herbal
foto: sidomuncul.com

Konsep kembali ke alam atau back to nature dalam pengobatan baik yang berbahan dasar kimia hingga herbal kini banyak dilirik perusahaan besar.  Meski dipandang tidak praktis karena harus diproses dengan diseduh terlebih dahulu, namun seiring berkembangnya waktu, obat herbal juga mengalami perubahan yakni dibuat dengan kemasan sachet siap minum.

Salah satu contohnya adalah jamu Tolak Angin yang dikeluarkan PT. Sido Muncul Tbk. Dengan menggunakan bahan dasar rempah alami, jamu tolak linu ini dipasarkan untuk kalangan masyarakat menengah ke atas.

Untuk mengenalkan produk terbarunya itu, peusahaan dengan kode emiten SIDO mengikutsertakan Tolak Angin dalam dalam Pameran Produk Indonesia (PPI) 2015 di Exhibition Grand City Surabaya, Kamis (6/8/2015). Pameran dibuka oleh Menteri Perindustrian Saleh Husin.

Marketing Indonesia Timur PT. Sido Muncul Reivo A Hidayat mengatakan, PT. Sido Muncul terus berkomitmen untuk mengembangkan obat herbal karena tingginya peminat obat herbal. Apalagi, kemasan simpel yang dibuat menjadikan masyarakat bisa langsung menggunakannya kapan pun dibutuhkan.

“Saat ini kan pilihan orang untuk hidup sehat kebanyakan memilih back to nature atau back to basic. Karena itu, kami terus mengembangkan obat-obat alami yang aman dan praktis tentunya juga didukung dari bahan alami berkualitas,” kata Reivo saat dijumpai disela-sela kegiatan pameran kemarin.

Dia menambahkan, keikutsertaan PT. Sido Muncul dalam PPI 2015 di Surabaya ini sekaligus sebagai wujud dukungan untuk menggunakan produk Indonesia termasuk obat-obatan. Mengingat, produk dalam negeri memang tidak kalah dari luar negeri.

“Racikan Tolak Linu, misalnya, menggunakan cabai tradisional yang manfaatnya untuk menjaga ketahanan tubuh,” kata dia.

Selain Tolak Linu, produk lain yang kemarin juga turut dipamerkan Sido Muncul yakni Tolak Angin Care yang bisa digunakan sebagai obat sakit kepala, masuk angin, gatal, dan sekaligus bisa menjadi penyegar aromaterapi. “Obat herbal yang kami bawa dalam pameran ini tidak hanya untuk orang dewasa tetapi juga ada yang khusus untuk anak-anak,” kata Reivo.(wh)