Bersih-Bersih Kelenteng Sambut Perayaan Imlek

Bersih-Bersih Kelenteng Sambut Perayaan Imlek

Perayaan Sin Cia atau perayaan Imlek 2565, Jumat (31/1/2014) mendatang, benar-benar disambut sukacita oleh warga Tionghoa.  Tak terkecuali warga Tionghoa di Surabaya.

Seperti yang terlihat pengurus Klenteng Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hong San Ko Tee, Jalan Cokroaminoto, Surabaya, Selasa (28/1/2014). Warga dan pengurus kelenteng melakukan kerja bakti bersama sambut perayaan Imlek. Para pengurus beserta jemaah usai memandikan rupang atau patung di klenteng, kini mereka berganti membersihkan ornamen atau tempat yang dijadikan ibadah agama Khonghucu.

Yuliani Puji Lestari, pengurus klenteng Cokro, mengatakan bersih-bersih kelenteng tersebut bermisi ganda. Selain membersihkan tembat ibadah juga dimaksudkan juga untuk membersihkan diri masing-masing umat.

“Ada makna hakiki yang terdalam bahwa perayaan Imlek selain bersih di luar juga bersih di dalam pikiran maupun hati,” katanya seraya telapat tangannya menunjukkan dada.

Tak hanya itu, perayaan Imlek ini sekaligus untuk membuka pintu maaf secara ikhlas. ”Ini merupakan salah satu cara ikut ritual ini. Juga kepada umat agama lainnya yang berbeda keyakinan bersama kami. Bersama-sama saling memaafkan dan saling toleran,” ujar Yuliani.

Menurut dia, di tahun kuda kayu ini, kebanyakan manusia akan selalu mementingkan ego masing-masing. Dimana kuda yang mengandung unsur api, maka akan sangat berbahaya jika berelemenkan dengan kayu.

“Harus mawas diri dan menjaga ucapan serta tindakan agar tidak ada yang tersakiti,” pungkasnya.(wh)