Kelabuhi Emisi Gas Buang, Pemerintah AS Gugat VW Rp 278 Triliun

Kelabuhi Emisi Gas Buang, Pemerintah AS Gugat VW Rp 278 Triliun
ilustrasi: vosizneias.com

Pemerintah Amerika Serikat melayangkan gugatan ganti rugi terhadap produsen mobil Volkswagen (VW), Senin (4/1/2016) waktu setempat. Gugatan ini dilayangkan karena VW memasang peralatan ilegal pada sekitar 600.000 mobil diesel untuk dengan sengaja mengelabui regulasi lingkungan.

Penalti dalam gugatan perdata yang dilayangkan Departemen Kehakiman AS ini bisa mencapai lebih dari USD 20 miliar (Rp 278 triliun), menurut isi gugatan.

Dalam hal ini, Departemen Kehakiman mewakili Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) yang menerapkan regulasi emisi dan melakukan pengetesan produk otomotif yang dijual di Amerika.

Menurut isi gugatan, perusahaan telah memasang perangkat ilegal untuk mengelabui uji emisi, dan dengan demikian menambah polusi udara yang merugikan. Namun sejauh ini, baru gugatan perdata yang diajukan, dan jaksa federal belum melakukan gugatan pidana atau mengincar orang-orang tertentu yang dianggap bertanggung jawab.

Gugatan ini diajukan di Detroit, setelah pada September lalu Volkswagen mengakui telah memasang perangkat lunak yang dirancang untuk mengelabui tes emisi di 11 juta mobil diesel di seluruh dunia dan menjadi salah satu skandal terbesar dalam sejarah industri otomotif dunia.

Sejak itu, chief executive officer VW Martin Winterkorn mengundurkan diri, sembilan karyawan dihentikan, dan perusahaan memulai tugas ganda membetulkan mobil-mobil terdampak dan menghadapi kemarahan dan kritikan konsumen.

Regulator di negara lain termasuk India, Korea Selatan dan Jerman juga melakukan penyelidikan.“Dengan pendaftaran (gugatan) hari ini, kami mengambil satu langkah penting untuk melindungi kesehatan masyarakat dengan mengupayakan agar Volkswagen bertanggung jawab atas pelanggaran polusi udara,” kata Cynthia Giles, seorang administrator di EPA.

Dia menambahkan bahwa sejauh ini perundingan dengan VW membahas penarikan mobil-mobil terdampak belum membawa hasil memuaskan.

Di bawah Undang-Undang Udara Bersih Amerika, perusahaan bisa didenda maksimal USD 32.500 untuk setiap mobil diesel berkapasitas 2 liter diesel dan maksimal USD 37.000 untuk setiap mobil kapasitas 3 liter. Di Amerika, VW memasang perangkat ilegal itu di 499.000 mobil 2 liter dan 85.000 mobil diesel 3 liter. (ram)