Kecamatan Pakal Banjir, Sekolah dan Puskesmas Tutup

Kecamatan Pakal Banjir, Sekolah dan Puskesmas Tutup
Banjir yang melanda Kecamatan Pakal akibat luapan air dari Gresik belum surut. umar alif/enciety.co

Banjir kiriman dari Kabupaten Gresik yang melanda Kecamatan Pakal sejak Jumat hingga belum terlihat tanda-tanda surut. Hingga Sabtu (7/2/2015) siang, ketinggian air masih mencapai sepinggang orang dewasa di kawasan Gelora Bung Tomo (GBT).

Sedang di Jalan Singgapur yang menghubungkan ke wilayah Sumberejo Pakal, ketinggian air hingga kini masih terlihat selutut orang dewasa. Yang terlihat membantu warga Sumberejo adalah Kodim Benowo dan anggota Satpol PP Surabaya dan Kecamatan Pakal.

Mereka menggunakan truk untuk mengangkut masyarakat yang akan atau datang ke Sumberejo untuk menuju kediaman warga. Sedangkan tim dari dinas kebersihan dan pertamanan Kota Surabaya sendiri membersihkan saluran air dari sampah.

Akibat banjir ini, banyak sekolah yang diliburkan. Yaitu SD Negeri II Sumberejo dan SD Negeri I Sumberejo serta TK Sumberejo. Begitu juga Puskesmas Sumberejo terlihat tutup tidak menerima pasien.

Rofik, salah satu warga kelurahan Sumberejo mengatakan dirinya bersyukur bila banjir tahun ini tidak terlalu besar seperti tahun lalu. “Banjir ini masih mending dibanding tahun lalu yang untuk orang lewat saja tidak bisa,” kata Rofik kepada enciety.co, Sabtu (7/2/2015).

Sementara itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani yang Sabtu datang mengaku bahwa pihak Pemkot sudah berupaya untuk menghilangkan banjir yang setiap tahun mendera warga Sumberejo.

“Mulai pembangunan dan peninggian tanggul Kali Lamong kami sudah mengupayakannya. Tapi memang di tempat itu kan bukan hanya area Pemkot Surabaya, tapi juga lainnya,” kata Tri Rismaharini. (wh)