Kebun Binatang Surabaya Dapat Tawaran Bantuan 10 Perusahaan Besar

Kebun Binatang Surabaya Dapat Tawaran Bantuan 10 Perusahaan Besar
Satwa-satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) memerlukan perhatian kelayakan kandang dan berbagai infrastruktur untuk kesehjateraan satwa. avit hidayat/enciety.co

Sedikitnya 10 perusahaan besar, baik skala nasional maupun lokal, telah menawarkan bantuan untuk pembangunan Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS). Ini diungkapkan oleh Plt Direktur Utama PDTS KBS Aschta Nita Boestani Tajudin kepada enciety.co, Minggu (22/3/2015).

Menurut Aschta, sejumlah perusahaan besar tersebut di antaranya adalah Pelindo III yang sudah menyiapkan bantuan untuk biaya perbaikan aquarium satwa di KBS. Namun sayangnya, tawaran ini belum bisa diamini oleh Aschta lantaran saat ini KBS masih terkendala soal persengketaan aset PDTS KBS.

“Sebenarnya dari perencanaan program jangka panjang kami ada banyak pihak yang ingin membantu KBS. Terlebih setelah KBS resmi dikelola oleh Pemkot Surabaya, ada puluhan perusahaan baik kecil maupun besar ingin ikut berpartisipasi mengembalikan kejayaan KBS,” terangnya.

Bahkan, ia menceritakan, Dirut Pelindo III saat berkunjung ke KBS beberapa waktu yang lalu langsung menawarkan bantuan perbaikan aquarium satwa.

“Ternyata dulu waktu kecil, Dirut Pelindoo III itu sering berkunjung ke KBS bersama orang tuanya. Dulu aquariumnya masih berfungsi, tapi sekarang tidak lagi karena sudah rusak,” bebernya.

Selain itu, Aschta juga menyebutkan ada sembilan perusahaan besar lainnya yang siap mendonasikan bantuan. Tapi ia enggan merinci perusahaan mana sajakah itu yang siap membantu, lantaran belum ada kepastian mengingat persoalan sengketa aset yang masih dihadapi KBS.

“Selain perusahaan, sesuai instruksi bu Wali Kota Surabaya, sejumlah sekolah juga siap untuk berperan menyumbangkan kreativitasnya. Mulai dari menggambar di area anak, melukis, mewarnai dan lain sebagainya. Banyak sekolah yang telah mendaftarkan diri,” sambungnya.

Bahkan keseriusan Wali Kota Surabaya untuk membangkitkan kejayaan KBS ini ditunjukkan dengan pelarangan siswa Surabaya liburan sekolah di luar kota. Mereka diwajibkan berlibur di dalam kota saja. Diharapkan, ini bisa men-support KBS agar lebih baik.

“Kami di sini tidak main-main. Semua sebenarnya sudah siap. Karena ini adalah milik masyarakat Surabaya jadi kami secara transparan membeberkan seluruh permasalahan di KBS. Karena itu saya berharap persengketaan KBS bisa cepat selesai dengan cara yang baik,” pungkas dia. (wh)