Kebinekaan dalam Telur Paskah di Grand City

Kebinekaan dalam Telur Paskah di Grand City
Pamaeran Telur Paskah di Grand City Surabaya. umar alif/enciety.co

Puluhan Telur Paskah yang terbuat dari styrofoam dengan diameter 1,5 meter karya para mahasiswa Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya dipamerkan di Atrium Grand City, Rabu (1/4/2015).

Marketing Communication and PR Grand City Kukuk F Soeharno mengatakan, pameran ini yang bertemakan Bhineka Tunggal Ika selain untuk lomba juga sebagai tambahan tugas kuliah UK Petra.

“Diharapkan para mahasiswa mampu melatih kemampuan mereka dalam mendesain sesuatu menjadi lebih menarik. Dan dengan tema Bhinneka Tunggal Ika, karena ditempat kami pengunjung mal sangat beragam kan,” ujar Kukuk pada wartawan.

“Usai lomba yang perebutkan hadiah puluhan juta rupiah, telur-telur ini rencananya usai pameran akan kami tempatkan di setiap sudut Grand City sebagai pengingat pengunjung bahwa kita adalah Indonesia,” tuykas Kukuk.

Peserta lomba ini sendiri adalah mahasiswa semester dua jurusan Desain Interior UK Petra. Mereka menampilkan beragam keindahan Indonesia mulai adapt istiadat hingga budaya ditampilkan.

Seperti budaya Dayak, budaya Bali, budaya Madura, dan budaya Betawi ditunjukkan oleh peserta dengan memunculkan kekhasan terkenal dari daerah tersebut. Salah satu peserta Josephine Anastasya misalnya yang menggambar ragam budaya pulau Dewata.

Wanita berumur 18 tahun tersebut melukis tarian kecak dari salofa, serta bunga-bunga Kamboja khas Bali dan kain-kain yang selama ini sering digunakan oleh penduduk Bali.

“Saya terinspirasi dari kekeyaan pulau Bali. Apalagi saya baru berkunjung dari sana,” kata Josephine. (wh)