KBRI Pastikan 7 WNI di Pesawat Malaysia Airlines

KBRI Pastikan 7 WNI di Pesawat Malaysia Airlines

 

Kementerian Luar Negeri RI memastikan bahwa warga negara Indonesia yang berada di dalam pesawat Malaysia Airlines yang hilang berjumlah tujuh orang, bukan 12. Hal itu berdasarkan informasi yang didapat dari KBRI di Malaysia.

“Baru saja saya terima informasi dari Kedutaan Besar kita, bahwa Menteri Transportasi Malaysia menggelar jumpa pers dan menyatakan bahwa jumlah WNI tujuh orang bukannya 12 orang,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Tatang Budi Utama Razak, kepada wartawan, Sabtu (8/3/2014).

Tatang mengaku sudah mengantongi nama-nama ketujuh orang tersebut. Namun, pihaknya ingin memastikan terlebih dahulu melalui pemeriksaan pasport dan mengonfirmasi dengan keluarga mereka sebelum memberitahukannya ke media.

Pesawat milik Malaysia Airlines dikabarkan hilang kontak setelah terbang selama lebih kurang dua jam dari Kuala Lumpur, Malaysia. Boeing 777-2000 tersebut lepas landas dari Kuala Lumpur pada pukul 00.21 waktu setempat atau 23.21 WIB.

Seharusnya, pesawat dijadwalkan tiba di Beijing, China, pada pukul 06.30 waktu Malaysia atau pukul 05.30 WIB. Perusahaan penerbangan ini menyebutkan pesawat mengangkut 227 penumpang tersebut, tercantum 12 penumpang berkewarganegaraan Indonesia.

“Saat ini kita sudah punya nama-namanya dan tengah memastikan,” katanya.

Dari manifes yang terdapat di laman Facebook Channel NewAsia, berikut nama-nama penumpang warga negara Indonesia:

1. Firman Chandra Siregar

2. Herry Indra Suadaya

3. Lomr Sugianto

4. Ferry Indra Swadaya

5. Indrasuria Tanurisam

6. Chynthyatiomrs Vinny

7. Willy Surijanto Wang.

Sementara itu, otoritas China telah mengirimkan dua kapal penyelamat ke Laut China Selatan untuk mencari pesawat Malaysia Airlines yang hilang pada Sabtu dini hari (8/3). Informasi tersebut disiarkan oleh stasiun televisi China, CCTV yang dikutip oleh CNN.

Perlu diketahui, penerbangan MH370 mengoperasikan pesawat Boeing 777-200. Pilot pesawat ini adalah Kapten Zaharie Ahmad Shah, kewarganegaraan Malaysia yang berusia 53 tahun.

“Kapten Zaharie Ahmad Shah bergabung dengan Malaysia Airlines sejak tahun 1981 dan sudah memiliki jam terbang 18.365 jam,” jelas penyataan Malaysia Airlines yang dipublikasikan di websitenya, Sabtu (8/3).

Informasi terbaru, seorang pejabat tim Search and Rescue (SAR) Vietnam menyatakan, bahwa pihaknya telah menangkap sinyal pesawat Malaysia Airlines yang hilang di wilayah Vietnam. Informasi tersebut disampaikan oleh media lokal Vietnam yang dikutip oleh Xinhua.

Pejabat tersebut mengatakan kepada VNExpress, bahwa sinyal dari pesawat yang membawa 239 orang penumpang itu terdeteksi di sekitar 120 mil laut barat daya selatan dari provinsi Ca Mau, Vietnam .

Untuk menindaklanjuti temuan itu, pemerintah Vietnam telah memerintahkan tim SAR untuk melakukan pencarian.

Menteri Transportasi Vietnam mengatakan, pemerintahnya telah menyetujui untuk melakukan kerjasama dan koordinasi pencarian pesawat Malaysia Airlines yang dilaporkan hilang sejak dinihari tadi. (bh)