Kaya dari Gaji? Jangan Harap

 

Kaya dari Gaji? Jangan Harap

Iming-iming menjadi kaya sering memotivasi banyak pegawai untuk bekerja lebih keras setiap harinya. Sayangnya, gaji bulanan saja ternyata tidak cukup untuk membuat seseorang menjadi kaya raya.

“Jika tujuan Anda adalah untuk menjadi kaya, sebagai pegawai Anda tak akan pernah mendapatkannya,” ungkap miliarder pertama di dunia John D Rockefeler seperti dikutip dari Forbes, Kamis (26/6/2014).

Inti dari pernyataannya adalah, jika tujuan Anda hanya menghasilkan uang, maka berapapun jumlah yang diperoleh tetap tak akan terasa cukup. Kepala Anda akan penuh dengan apa yang telah dan belum dimiliki.

Lebih jelasnya, menjadi super kaya sebenarnya datang dari diri sendiri untuk berani mengambil risiko dan membangun bisnis kecil hingga berbuah besar. Tentu saja, jangan jadikan uang sebagai tujuan tunggal dalam bekerja,

Bekerja demi gaji tak akan pernah membuat Anda merasa kaya. Tabungan yang disisihkan dari gaji sekalipun tetap akan membuat Anda merasa kekurangan.

Lebih dari semua itu, Anda harus menentukan terlebih dulu apa definisi kaya menurut diri sendiri. Ingat, kaya tak selalu berurusan dengan finansial.

Profesional kerja, kepribadian, keluarga, dan hubungan pribadi juga bisa menjadi bagian dari kekayaan dalam hidup Anda. Artinya, masih banyak yang lebih penting dari uang yang dapat membuat Anda tetap merasa kaya. (oke/ram)