Karyawan Bengkak, Google Sewa Gedung Baru

Karyawan Bengkak, Google Sewa Gedung Baru

 

Google memang dikenal sebagai salah satu perusahaan teknologi hebat dan lihai dalam membuat kesepakatan bisnis. Dan, kelihaian itu kini kembali terbukti. Sang empunya sistem operasi Android itu dilaporkan telah sukses mengakuisisi sebuah startup asal Israel bernama SlickLogin. SlickLogin sendiri merupakan pengembang software keamanan penyedia layanan verifikasi kemanan perangkat komputasi berbasis suara.

Tak diungkapkan memang seberapa dalam Google harus merogoh koceknya untuk bisa mendapatkan SlickLogin. Namun menurut laman The Verge, seorang sumber terpecaya mengatakan bahwa jumlahnya tidak mencapai puluhan juta dollar AS.

Tim pengembang yang tergabung dalam SlickLogin mengawali karirnya di dunia teknologi melalui acara TechCrunch Disrupt yang berlangsung pada akhir tahun 2013 lalu. Setelah sukses membuat kagum para pengunjung dan jurnalis yang menyaksikan demo layanan mereka di panggung TechCrunch Disrupt, SlickLogin mempopulerkan layanan verifikasi password berbasis suara mereka di situs internet.

Teknologi yang diususng SlickLogin diklaim mampu menjadi pengganti metode password tradisional. Selain itu, teknologinya juga dapat dimanfaatkan sebagai aplikasi pendukung otentifikasi dua tingkat untuk mengurangi bahaya pencurian data prtivasi di internet akibat phishing dan penipuan online lainnya.

Selain SlickLogin, sebelumnya Google juga telah lebih dulu mengakuisisi sejumlah startup asal Israel lainnya, seperti iRows, LabPixies, dan aplikasi navigasi lalu lintas populer, Waze.

Sewa gedung

Karena rajin mengakuisisi startup dan beberapa perusahaan kecil, Google memerlukan ruang baru untuk menampung ratusan karyawan barunya.

Bertambahnya jumlah karyawan Google tidak sebanding dengan ruang kantor yang tersedia. Walhasil Google berencana untuk menyewa sebuah bangunan untuk menampung karyawan barunya.

Anehnya, bukannya mencari lokasi di sekitar kantor pusatnya di Mountain View, California, perusahaan raksasa mesin pencarian ini justru memilih kota tetangga yakni San Fransisco.

Laman Financial Time mengabarkan perusahaan Sergey Brin dan Larry Page ini menyewa sebuah gedung besar berukuran 3.251 meter persegi. Gedung baru ini akan menampung sekitar 200 karyawan untuk beberapa perusahaan baru diakuisisi seperti Labs Nest, SlickLogin, dan Boston Dynamics. (bh)