Karya 3 Anggota PM Dipamerkan di Grand Final Miss Grand Jawa Timur

Miss Grand Jawa Timur, desain baju, fashion,

Grand Final Miss Grand Jawa Timur di Grand Dafam Hotel Surabaya.foto:arya wiraraja/enciety.co

Tiga Anggota Pejuang Muda (PM) Surabaya alumnus peraih beasiswa LPTB Susan Budihardjo, kembali unjuk karya. Kali ini, Novita Rahayu Purwaningsih, Wiant Dalilla dan Azka Cahya Budi Saptono, mendapatkan kesempatan memamerkan karyanya dalam Grand Final Miss Grand Jawa Timur  di Grand Dafam Hotel, Jalan Kayoon, Surabaya, Rabu (12/6/2019) malam.

Melalui Brand Senjasore Official, ketiga pelaku usaha muda tersebut, menampilkan desain baju dengan warna-warna cerah.

Novita Rahayu Purwaningsih memgaku mengusung tema Resorwear. “Kita ambil warna-warna cerah seperti merah, kuning, dan oranye. Layaknya sinar matahari terbenam yang punya warna cerah di dalamnya,” tegasnya.

Untuk kainnya, Vira memilih kain batik khas Surabaya bertema semarak, atau batik motif daun semanggi dan daun jarak. “Motifnya memang kita buat soft, sehingga produk ini detail dan cocok digunakan bagi para kaum milenial,” terang dia.

Vira berharap bisa menjadi desainer seperti Ivan Gunawan yang merupakan idolanya. “Cita-cita saya dan teman-teman Pejuang Muda yang lain bisa bikin fashion show sendiri. Untuk sekarang ini saya dan teman-teman sedang belajar dan sering ikut jika ada tawaran acara-acara semacam ini. Doakan saja lancar, ” ucap Vira.

Dikna Faradiba, National Director Miss Grand Indonesia, menjelaskan jika acara ini digelar untuk meningkatkan kualitas pariwisata, pemberdayaan perempuan dan pendidikan anak di Jawa Timur.

Pemberdayaan perempuan dan anak serta mengusung isu anti kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi salah satu visi Miss Grand Jawa Timur 2019.

“Kecantikan didalam keberagaman menjadi semangat yang di usung dalam gelaran Miss Grand Jawa Timur 2019 ini,” tegasnya.

Acara ini diikuti 12 Finalis perempuan dari seluruh Jawa Timur. Menurut dia, acara sacam ini dilakukan tidak lain untuk memajukan para perempuan Indonesia, khususnya Jawa Timur.

“Harapannya para perempuan yang telah menjadi finalis ini dapat lebih berkembang secara personal dan mereka nantinya dapat berdharmabakti kepada Nusa dan bangsa di kemudian hari,” paparnya. (wh)