Kapolda Jatim Warning Keras Polisi yang Terlibat Narkoba

Kapolda Jatim Warning Keras Polisi yang Terlibat Narkoba
Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf. umar alif/enciety.co

Setiap anggota kepolisian yang terbukti menyalahgunakan wewenangnya untuk “bermain” narkoba akan ditindak tegas. Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda Jatim Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Anas Yusuf. Dia berjanji tidak akan melepaskan anggotanya terlibat narkoba akan dilepas dari hukum.

“Bila ada anggota saya yang terlibat, siapapun dia akan saya sikat habis. Malah hukumannya akan lebih berat dibanding warga sipil,” tegas Irjen Pol Anas Yusuf kepada wartawan, Rabu (10/6/2015).

Menurut dia, pemberian sanksi tersebut terberat adalah  pemberhentian tidak hormat sebagai polisi atau dipecat dari kesatuannya setelah adanya ketetapan hukum tetap dari pengadilan.

Seharusnya, kata dia, sebagai penegak hukum, anggota kepolisian harus mendapatkan tambahan hukuman agar ada efek jera, sehingga tidak melakukan tindakan yang sama.

“Selain vonis dari hakim, kami juga akan langsung berikan hukuman melalui sidang kode etik. Karena anggota polisi mencemarkan korpsnya. Hukuman harus lebih berat dibanding warga sipil lain,” lanjutnya.

Seperti diberitakan, anggota Kepolisian Sektor Sedati, Kabupaten Sidoarjo, berinisial AL tertangkap membawa 13 kilogram sabu, beberapa waktu lalu. (wh)