Kantor Pajak Telusuri Bisnis Berbasis Internet

Kantor Pajak Telusuri Bisnis Berbasis Internet

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur intensif menggali potensi pajak dari perusahaan online. Hal ini seiring peningkatan jumlah usaha toko berbasis dunia maya alias internet.

Kepala Kanwil DJP Jatim I Ken Dwijugiasteadi mengatakan, tren usaha perdagangan berbasis toko di dunia maya semakin membesar, sehingga pemantauan potensi pajaknya diintensifkan.

“DPJ I Jatim menyiapkan tim khusus untuk memantau lini bisnis berbasis internet,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan perusahaan online dipantau setiap hari. Sektor kreatif seperti kerajinan dan industri animasi biasanya memasarkan, transaksi hingga pengirimannya semua dilakukan melalui internet.

“Saat ini bisnis tidak melulu fisik, karena gudangnya bisa saja di tempat lain,” kata Ken Dwijugiasteadi. Risalah pembukuan online akan dilacak lewat internet, karena biasanya mempunyai bukti.

Kontribusi perdagangan atau perusahaan berbasis online sekitar 10 persen dari total pajak sektor perdagangan, hotel dan restoran.

Total penarikan pajak di Kanwil Pajak DJP I, II, dan III pada tahun 2013 mencapai Rp 31,4 triliun, naik 14,8 persen dibanding realisasi 2012.

Sedangkan pajak sektor perdagangan, hotel dan restoran (PHR) berhasil ditarik DPJ I sebesar Rp 6,88 triliun, naik 17,65 persen dibanding tahun 2012. (bis/bh)