Kampanye Film Animasi God and Friends Sasar Sekolah

Kampanye Film Animasi God and Friends Sasar Sekolah

Sekolah Inspiratif SD Muhammadiyah 15 Surabaya menonton dan berfoto bersama film kartun God and Friends, Sabtu (11/2/2017).

Road show dan pemutaran film kartun animasi God and Friends digelar di Sekolah Inspiratif SD Muhammadiyah 15 Surabaya. God dan Friends adalah satu contoh series 3D animasi karya anak bangsa yang telah lahir di Surabaya.

Hafsoh Mubarak, salah satu peserta team road show, mengatakan industri animasi, terutama kartun di Indonesia terbilang memasuki era perkembangan. Berbagai macam tokoh animasi mulai bermunculan dalam beberapa platform. Melalui debutnya dengan konsep Webseries yang memanfaatkan YouTobe, kini serial God dan Friends disaksikan di Indosiar.

“Sebagai sebuah serial animasi, God dan Friends tentunya dapat menjadi sebuah alternatif tontonan yang edukatif bagi semua kalangan, terutama anak-anak,” kata Hafsoh di ruang Aula SD Muhammadiyah 15 Surabaya.

Wakil Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 15 Ali Shodiqin mengatakan, kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa-siswi kelas 1 didampingi ustad dan ustadadzah 10 orang bersama 25 siswa tamu TK I Care Surabaya.

“Kegiatan ini diawali pemaparan kartun animasi God and Friends, pemutaran film kartun animasi God and Friends dan diakhiri pembagian stiker kartun animasi god and friends,” katanya, Sabtu (11/2/2017).

Ia melanjutkan, kegiatan ini bertujuan agar siswa-siswi SD Muhammadiyah 15 Surabaya bersama anak-anak TK I Care Surabaya bisa memahami arti kehidupan berteman, baik di sekolah mapun di rumah.

“Ada pembelajaran di film ini seperti ndak boleh ambil barang milik orang lai dan itu tidak sopan. Jadi mereka sudah bisa mengambil kesimpulan dengan bahasa sederhana mereka (anak-anak),” ujarnya.

Akhir acara, anak-anak mendapatkan stiker God dan Friends, diterima dengan senang gembira, kemudian foto bersama team road show dan ustad-ustadzah di penghujung acara.

“Aku seneng kartun animasi God and Friends, biasa aku tonton sama ibu pada hari Minggu, kalau hari Sabtu ku tidak bisa karena masih masuk sekolah” kata Dien Cinde Daru, siswi kelas 1. (wh)