Kali Pertama, McDonald’s Tutup Restoran di AS

Ekor Tikus Ketlisut di Burger, McDonald’s Kena Denda
Untuk pertama kalinya sejak 40 tahun lalu, atau bahkan dalam sejarah restoran ini, McDonald’s memangkas jumlah restorannya di AS. Restoran cepat saji ini berencana akan menutup beberapa gerainya di AS yang baru buka tahun ini. Menurut pemantauan Associated Press, ini belum pernah terjadi sebelumnya sejak 1970.

Becca Hary, juru bicara McDonald’s, menolak memberi angka rinciannya namun mengatakan pengurangan ini akan dilakukan “seminimal” mungkin dibanding dengan jumlah total yang mencapai sekira 14.300 gerai di seluruh Amerika.

Namun, penyusutan ini mengindikasikan masalah yang melanda McDonald’s dan bagaimana perusahaan ini berusaha mengatasinya.

Perusahaan ini telah menikmati pertumbuhan besar-besaran selama beberapa dekade dengan secara konsisten menawarkan makanan dengan harga terjangkau. McDonald’s bahkan berkembang selama resesi, ketika menu USD1-nya berhasil menarik orang-orang yang mencoba berhemat dan produk-produk barunya seperti kopi McCafe sukses meningkatkan penjualan.

Namun sejak saat itu, restoran cepat saji seperti Chipotle yang memasarkan diri sebagai penyaji makanan berkualitas dengan bahan-bahan lebih baik mulai mengikis dominasi McDonald’s. Berbagai restoran burger lainnya seperti Five Guys & Fries berhasil merebut konsumen McDonald’s.
Keberhasilan masa lalu McDonald’s menyebabkan timbulnya “rasa terlalu percaya diri,” kata John Gordon, seorang analis industri restoran dari Pacific Management Consulting Group. (oke)