Kalah tapi Guardiola Tetap Bangga

 

Kalah tapi Guardiola Tetap Bangga

Kekalahan tipis 1-0 yang dipetik  Bayern Munchen  atas Real Madrid  tetap disambut optimisme pelatih Pep Guardiola. Mantan pelatih Barcelona ini tetap bangga dengan skuadnya dan yakin bisa membalik keadaan saat menjamu Real Madrid, 30  April mendatang.  Tertinggal defisit satu gol, Munchen harus memastikan  keunggulan dua gol. Jika hanya bermain imbang tanpa gol, Arjen Robben dkk bakal tersingkir.  “Saya merasa lebih optimistis bisa melaju ke final saat ini dibandingkan Liga Champions sebelum-sebelumnya. Kami berusah keras untuk menang, tetapi kekalahan adalah hal biasa ketika Anda menghadapi tim kuat seperti Madrid,” ujar Guardiola, dilansir Football Espana.

“Di Munchen, kami akan memberikan segalanya untuk menang. Saya bangga dengan semua pemain. Kami bermain bagus melawan tim hebat seperti Madrid. Pekan depan di Allianz Arena, kami harus membalikkan kedudukan,” ia menandaskan.

Terpisah, Arjen Robben  mengaku  kecewa dengan penampilan yang ditunjukkan Real Madrid. Kendati bertanding di kandang sendiri,  Robben menyebut El Real ketakutan  meladeni permainan terbuka yang diperagakan Munchen.

Sebagai tim yang diperkuat banyak pemain bintang, Robben tak menyangka Madrid akan bermain bertahan. Padahal, ia berharap lebih kepada mantan timnya itu.

“Saya mengharapkan lebih dari Real Madrid. Saya berharap mereka akan menekan kami habis-habisan,” ujar Robben, dilansir situs UEFA.

“Alih-alih bermain menyerang, mereka justru memilih menunggu dan membiarkan kami mendominasi pertandingan. Itu sangat mengejutkan saya,” pemain berusia 30 tahun itu

Tim asuhan Guardiola ini sebenarnya menguasai jalannya laga. Namun, Madrid tampil lebih efektif. Dari 16 tendangan yang dilepaskan Die Roten, hanya lima yang mengarah ke gawang. Sementara itu, tim asuhan Carlo Ancelotti melepaskan sembilan tendangan dan tujuh diantaranya mengarah ke gawang dan menghasilkan satu gol. (ram)