Kaki Kram, Sopir Alphard Injak Rem Keliru Gas

alphard-nys

Dugaan kelalaian yang dilakukan pengemudi Alphar yang menjadi penyebab indisen tabrakan di Terminal Juanda, Minggu (1//2/2015) malam. Sang sopir, Mudji Selamet, mengaku kakinya kram sehingga saat hendak menginjak rem keliru gas. Akibatnya, tiga orang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Menurut keterangan saksi, Yanto, kecelakaan terjadi ketika mobil Alphard yang dikemudikan Mudji Selamet, menurunkan penumpang di terminal keberangkatan Terminal 2 Bandara Juanda.“Saat hendak diminta meninggalkan lokasi parkir oleh petugas keamanan bandara, diduga kaki pengemudi mengalami kram dan salah injak pedal rem ke pedal gas, sehingga mobil mendadak melaju dengan kecepatan tinggi,” ungkap Yanto.
Mobil akhirnya menabrak trotoar, kemudian oleng ke kiri menabrak sebuah Avanza dan sedan Camry yang berada di depannya. Meski telah menabrak dua mobil, kendaraan Alphard masih belum berhenti dan langsung naik ke ruang tunggu bandara, serta menabrak sejumlah kursi ruang tunggu dan kaca pembatas ruang tunggu Terminal 2 Bandara Juanda.
Ironisnya, saat kejadian ada tiga warga yang sedang duduk di ruang tunggu bandara, masing-masing Dalimin, Emi Pujiastuti, dan Murtinah. Ketiganya langsung dilarikan ke RS Mitra Keluarga karena mengalami luka.
Setelah dilakukan proses pemeriksaan pengemudi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekitar dua jam, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi seluruh bangkai kendaraan yang terlibat kecelakaan di ruang tunggu Terminal 2 Bandara Juanda, Surabaya.
Pemilik mobil Alphard menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban dan kerusakan bandara. Sementara pihak Angkasa Pura mengklaim, sering terjadinya kecelakaan di ruang tunggu akibat tidak tertibnya kendaraan pengantar dan penjemput saat parkir di sepanjang terminal keberangkatan dan kedatangan bandara.
Petugas keamanan bandara juanda dibantu jajaran Satlantas Polres Sidoarjo, Senin (2/2/2015) dini hari, akhirnya mengevakuasi seluruh bangkai kendaraan yang terlibat kecelakaan di ruang tunggu Terminal 2 Bandara Juanda, Surabaya.
Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan polisi, kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan di ruang tunggu Bandara Juanda ini murni disebabkan kesalahan pengemudi Alphard yang sedang sakit.
Terkait kecelakaan itu, pemilik mobil Alphard melalui kuasa hukumnya, Slamet Sobiri, menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan dua korban yang hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Waru, Sidoarjo dan mengganti seluruh biaya kerusakan ruang tunggu bandara yang tertabrak. “Kami akan menanggung dan bertanggung jawab atas semua kerugian ini,” ucap Slamet Sobiri di Bandara Juanda. (*)