KAI Daops8 Optimis Throughput Petikemas Naik 98 persen

KAI Daops8 Optimis Throughput Petikemas Naik 98 persen

Triwulan pertama tahun 2014 membaca prospek yang cukup bagus angkutan barang yang dikembangkan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daops) 8. Pada triwulan pertama ini tiga segmen barang yang diangkut PT KAI Daops8 mengalami kenaikan bila dibanding periode yang sama tahun lalu.

Tiga komponen itu adalah petikemas naik sekitar 37 persen, barang hantaran potongan (BHP) cepat naik 6 persen, dan BHP naik sekitar 30 persen. Kenaikan ini yang mendorong PT KAI Daops 8 optimistis hingga akhir tahun ini pertumbuhan angkutan barang bisa tumbuh sekitar 98 persen.

“Kenaikan ini disebabkan adanya kontrak baru antara ekspediteur (forwarding) deengan PT KAI Daops8. Selain itu juga mulai diliriknya angkutan barang melalui kereta,” ujar Asisten Manajer Pemasaran Angkutan PA KAI Daops 8, Kamis (17/4/2014).

Data yang disampaikan PT KAI Daops8, realisasi triwulan pertama tahun ini untuk petikemas mencapai 12.948 TEU’s, sedangkan tahun tercapai 9.406 TEU’s. Sementara untuk BHP cepat triwulan pertama tahun ini terdata 23.615 ton, sedangkan tahun lalu hanya 22.195 ton. Sedangkan utnuk BHP tahun ini terdata 18.380 ton, sedangkan tahun lalu 14.069 ton.

Target yang disampaikan PT KAI Daops8 tahun ini naik 98 persen tidak lepas dari optimalisasi double track (jalur ganda kereta api). Menurut rencana, jalur lintas utara ini dijadwalkan beroperasi pada semester kedua. Saat ini pembangunan fisik baru mencapai 98 persen.

Selain itu, sejumlah stasiun di Daerah Operasi 8 yagn digunakan untuk angkutan barang hampir pasti tuntas. Saat ini sejumlah stasiun yang dikembangkan untuk angkutan barang adalah Kalimas (Surabaya), Kotalama (Malang), dan Babat.

“Kita sedang mengejar percepatan pembangunan stasiun untuk sentra angkutan barang untuk menaikkan revenue tahun ini,” tutur Manajer Humas PT KAI Daops 8, Sri Winarto. Dia mengakui untuk angkutan barang dalkam dua tahun terakhir masih belum optimal.

PT KAI Daops 8 tidak ingin ketinggalan menjalankan angkutan barang. Saat ini KAI tengah mengantisipasi kemungkinan lonjakan semua jenis angkutan barang melalui kereta, dengan percepatan pembangunan stasiun. (wh)