KAI Daops 8 Revitalisasi Stasiun Kotabaru Tahun Ini

KAI Daops 8 Revitalisasi Stasiun Kotabaru Tahun Ini

 

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daops) 8 bakal merevitalisasi Stasiun Kotabaru di Malang. Program tersebut akan dilakukan mulai tahun ini dngan membangun gedung baru di sisi timur stasiun.

Rencana pengembangan itu menggunakan lahan perusahaan seluas 16 ribu meter persegi yang selama ini menjadi rumah dinas. Sebelumnya, PT KAI Daops 8 sudah mengumumkan penghentian kerjasama dengan penghuni yang menempati beberapa rumah dinas tersebut.

Manajer Humas PT KAI Daops8 Sri Winarto mengatakan, revitalisasi ini untuk memberi kenyamanan kepada penumpang. “Terus terang, eksisting sudah sesak dan butuh tempat baru untuk memberi pelayanan maksimal,” ujarnya, Selasa (4/3/2014).

Dijelaskan Sri Winarto, gedung baru ini nantinya berlantai dua. Layout  gedung baru ini tak hanya menyediakan pelayanan kepada penumpang dan calon penumpang saja. Tetapi juga disiapkan perkantoran dan ruang komersial untuk memberi nilai tambah.

Demikian juga dengan lahan parkir di sisi timur stasiun mengalami perluasan. Hanya saja, Sri Winarto belum bisa menjelaskan detail kapasitas kendaraan di areal yang baru ini. “Untuk detail investasi, pengerjaan dan desain menjadi wewenang kantor pusat. Kami sifatnya sebagai pelaksana,” terangnya.

Untuk kapasitas penumpang, Sri Winarto mengungkapkan mampu mencapai 1.500-2.000 penumpang perhari. Sementara eksisting kapasitas penumpang kurang dari seribu penumpang perhari.

Ke depan Stasiun Kotabaru ini akan meniru Stasiun Gubeng. Dimana akses masuk penumpang dan parkir kendaraan semuanya melalui pintu timur atau gedung baru. Sedangkan pintu yang lama untuk kantor operasional perusahaan.

“Kemungkinan seperti gubeng. Dimana ada akses dua pintu menuju stasiun. Di Gubeng, penumpang kereta komersial melalui stasiun baru, sedangkan kereta lokal melalui pintu lama. Bisa juga hanya satu pintu, melalui gedung baru. Sebaiknya kita tunggu perkembangannya,” urainya.

Stasiun Kotabaru ini dikonsentrasikan untuk penumpang. Sedangkan angkutan barang mulai kargo, petikemas, dan curah cair, melalui Stasiun Kotalama. Stasiun Kotabaru ini juga menerima angkutan barang, tapi sifatnya hantaran.

Disebutkan PT KAI Daops 8, start pengerjaan akan dilakukan tahun ini. Tahapan awal sosialisasi kepada penghuni, kemudian pemetaan aset, tahap berikutnya pembangunan fisik,” tutup Sri Winarto. (rif)