KAI Daops 8 Optimistis Target 1 Juta Penumpang Tercapai

KAI Daops 8 Optimistis Target 1 Juta Penumpang Tercapai

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daops) 8 optimistis tahun ini target 1 juta penumpang bisa terealisasi. Berdasarkan data hingga triwulan ketiga tahun ini jumlah penumpang sudah tercapai 6.633.644, atau naik 23 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Manajer Pemasaran Angkutan KA PT KAI Daops 8, Sujarwo menegaskan ada beberapa indikator yang bisa mendorong KAI Daops8 mencapai target. Salah satunya adalah angkutan Natal dan Tahun Baru yang dimulai pada 21 Desember 2014 hingga 5 januari 2015.

“Indikator lain, adanya tambahan rute seperti KA perintis Mojokerto-Tarik-Tulangan-Sidoarjo yang kita luncurkan dua hari lalu, dan KA Jayabaya rute Malang-Pasar Turi-Jakarta sebulan lalu,” kata Sujarwo, Kamis (13/11/2014) di ruang kerjanya.

Dua kereta ini masih dalam tahap evaluasi baik dari sisi seat load factor (SLV/ tingkat keterisian tempat duduk) maupun dari sisi jam operasi.

Pada angkutan Natal dan Tahun Baru ini, KAI Daops8 sudah berencana menambah dua kereta tambahan, yakni Gajayana dan Matarmaja (keduanya jurusan Malang-Jakarta). Kedua kereta ini telah mencetak reservasi yang cukup tinggi dibanding kereta lain di Daops8.

Sujarwo mengakui tidak tertutup kemungkinan akan ada penambahan KA untuk rute lain, selain Gajayana dan Matarmaja. “Bisa jadi. Tapi untuk sementara masih dua kereta dari Malang, baik eksekutif maupun ekonomi yan sudah pasti ada penambahan,” lanjut pria kelahiran Nganjuk itu.

Dia menambahkan, tidak tertutup kemungkinan kereta lain akan menyusul KA Gajayana dan Matarmaja untuk operasi akhir tahun. Sebab saat ini diluar Gajayana dan Matarmaja, reservasi tempat duduk pada liburan akhir tahun sudah mencapai 80 persen. Terutama untuk kereta jarak jauh dari  Surabaya menuju Jakarta, Bandung, Jogjakarta, dan Banyuwangi.

Hingga triwulan ketiga tahun ini, kontribusi penumpang lokal cukup besar yakni mencapai 4,3 juta penumpang. Sedangkan kereta jarak jauh tercapai 2,3 juta penumpang. Untuk kereta jarak jauh ini, kontribusi terbesar adalah kreta ekonomi yang mencapai 1,2 juta disusul kereta eksekutif yang mencapai 729.549 dan kereta bisnis tercapai 317.215 penumpang. (wh)