KAI Daops 8 Bangun Dua Container Yard

KAI Daops 8 Bangun Dua Container Yard
Stasiun Kalimas Surabaya

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daops) 8 berencana melakukan pembangunan container yard di dua stasiun, Kalimas dan Kandangan. Dua stasiun ini dianggap sebagai konsentrasi angkutan barang seiring dengan selesainya pembangunan double track (jalur ganda kereta api).

Seperti yang disampaikan Deputy EVP Daop 8 Junaedi, belum lama ini bila dua stasiun itu disiapkan untuk mengansitipasi lonjakan angkutan barang. Tetapi prioritas utamanya adalah stasiun kalimas untuk dilakukan pengembangan.

“Untuk pengembangan di Kalimas, fokus utamanya adalah perluasan dan penguatan lahan untuk container yard (lapangan penumpukan). Dimana, semua angkutan barang dari Daops 8 dikonsentrasikan ke Kalimas,”  jelas Junaedi kepada wartawan.

Pengembangan untuk Kalimas itu adalah memerluas pengembangan hingga ke sisi utara yang  selama ini ditempati warga. Junaedi menyebut perluasan itu nantinya menjadi 5 hektar, dari kondisi eksisting yang mencapai luas lahan 2,5 hektar.

Untuk pengembangan Stasiun Kalimas sendiri sengaja diprioritas untuk perluasan lahan yang memang masih kurang. Sedangkan untuk peralatan dianggap sudah memadai. Peralatan masih mencukupi untuk di Kalimas. Penambahan peralatan setelah forecast peningkatan permintaan barang,” lanjut Junaedi.

Disebutkan Junaedi, rata-rata aktivitas bongkar muat diseluruh stasiun barang mencapai 200 menit atau sekitar tiga jam lebih. Kedepan KAI Daops 8 akan menekan aktivitas bongkar muat menjadi 150 jam. Upaya untuk menakan idle time (waktu terbuang) ini bukan dengan menambah peralatan, melainkan dengan memercepat pelayanan.

Prioritas lainnya adalah pengembangan Stasiun Kandangan, sebagai salah satu antisipasi kemungkinan lonjakan barang. Sebab, lokasi Kandangan cukup strategis yang berdekatan dengan Terminal Multipurpose Teluk Lamong. “Secara tidak langsung memang membawa dampak. Tetapi untuk Kandangan program pengembangannya masuk jangka panjang,” paparnya.

Saat ini PT KAI Daops 8 mayoritas masih melayani angkutan barang dari Surabaya ke Jakarta dan sebaliknya. Sedangkan untuk sejumlah daerah seperti arah ke timur seperti Banyuwangi persentasenya masih kecil.

Menurut rencana, hingga akhir tahun akan ada penambahan tiga KA barang. “Sekarang masih kita bahas rute maupun jenis angkutan yang akan kita layani,” tutup Junaedi. (wh)