Kadin Minta Pemerintahan Jokowi Dorong Investasi

Kadin Minta Pemerintahan Jokowi Dorong Investasi

Kalangan pengusaha nasional yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendorong  pemerintahan Jokowi-Jusuf Kallah mampu mendorong investasi. Duet ini diharapkan mampu mengundang arus masuk investasi  di dalam negeri. Pada 20 Oktober mendatang, Jokowi dan JK akan dilantik sebagai presiden dan wakil presiden untuk periode 2014-2019.

 

“Pemerintahan Pak Jokowi harus dibantu. Kadin (Kamar Dagang dan Industri) mengharapkan figur dalam kabinet nanti adalah para profesional tangguh. Tantangan kami berat ke depan,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (29/9/2014) WIB.

 

Suryo optimistis, pemerintahan baru yang akan dimulai pada 20 Oktober mendatang berkomitmen tinggi untuk meningkatkan iklim investasi dan perdagangan di Indonesia. Selain itu, lanjutnya, pemerintahan baru juga diyakini mampu memutus mata rantai birokrasi dan pengurusan izin yang berbelit-belit.

 

Di sisi lain, lanjut dia, terdapat banyak tantangan yang harus diatasi pemerintahan Jokowi-JK, khususnya dalam meningkatkan kemitraan antara Indonesia dengan negara-negara sahabat, di bidang investasi, perdagangan, dan ekonomi.

 

“Contohnya, hubungan baik antara RI-AS (Republik Indonesia-Amerika Serikat) yang telah terbangun dengan baik harus diteruskan. Bahkan, jika masih ada kekurangan harus ditingkatkan,” katanya. “Kami tidak punya tindakan lain. Sebab desakan untuk menciptakan lapangan kerja sangat kuat. Jangan sampai iklim investasi ini terganggu,” ujar Suryo.  (bst/ram)