Kadin: Jangan Remehkan Kekuatan UMKM

Ini yang Harus Dilakukan agar Produk UKM Naik Kelas

Pahlawan Ekonomi Surabaya

Ini yang Harus Dilakukan agar Produk UKM Naik Kelas

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengingatkan pemerintah bahwa kontribusi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sangat signifikan terhadap perekonomian nasional, sehingga pelaku sektor ini perlu untuk selalu didukung kebijakan nyata.

“Keberadaan UMKM perlu terus didorong dan mendapat perhatian serius para pemangku kepentingan ekonomi, terlebih di saat gejolak ekonomi menggoyahkan struktur bisnis skala besar,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perbankan dan Finansial Rosan Perkasa Roeslani dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Dia mengungkapkan, sumbangsih UMKM pada Produk Domestik Bruto (PDB) dalam lima tahun terakhir selalu berada di kisaran 50 persen setiap tahun, dengan jumlah pelaku usaha yang mencapai 98 persen dari total pelaku usaha Tanah Air.

Apalagi, pada 1998 dan 2008 UMKM terbukti cukup kokoh menghadapi terjangan krisis. Meski demikian, Rosan mengingatkan bahwa hingga saat ini masih menghadapi kendala utama dari sisi akses ke permodalan. “Skema pembiayaan utama melalui jalur perbankan relatif konservatif, dengan persyaratan yang ketat dan pola yang rumit bagi pelaku UMKM,” jelasnya.

Di sisi lain, dia menilai UMKM memiliki nilai keuntungan yang terhitung kecil dan kebutuhan dana relatif cepat sehingga kurang mendapatkan prioritas alokasi kredit perbankan, meskipun memiliki potensi yang besar.

Karenanya, dia berharap paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintahan Presiden Joko Widodo dapat membantu. Pasalnya, paket kebijakan tersebut pro-UKM dengan membantu kendala pembiayaan yang kerap dialami pelaku UKM. “Usaha kecil juga akan sangat terbantu dengan turunnya bunga KUR dari 22 persen ke 12 persen,” kata Rosan. (oke)