Jurassic World Tarik Ilmuwan Berwajah Asia

Jurassic World Tarik Ilmuwan Berwajah Asia

 

Jurassic World yang mengambil latar cerita 22 tahun setelah film bertema taman dinosaurus Jurassic Park, dikabarkan hendak kembali menarik bintang keturunan Asia BD Wong untuk memerankan kembali karakter Dr. Henry Wu.

Dilansir dari IGN, sutradara Colin Trevorrow menyatakan bahwa ia tidak berniat untuk membawa karakter-karakter lama ke dalam filmnya, kecuali jika ada penulis naskah memiliki alasan untuk membawa mereka kembali.

“Tapi ada seorang karakter dari film pertama yang masuk akal di dunia kami. Ini belum diumumkan sebelumnya,” ujarnya sambil menyebut nama BD Wong serta tokoh yang dimainkannya.

“Ia memiliki peran yang lebih besar di novel aslinya, ia merupakan seorang insinyur dari terobosan ini. Ia menghabiskan dua dekade di bawah bayang-bayang Hammond, kurang dihargai. Kami pikir masih ada cerita untuk dia lagi,” tambahnya lagi.

Chris Pratt telah didaulat sebagai tokoh utama Jurassic World yang digadang-gadang bakal menghidupkan unsur humor dan petualangan di dalam film ini. Selain itu, aktris Bryce Dallas Howard juga sudah dikonfirmasi akan terlibat sebagai tokoh di Jurassic World.

Colin Trevorrow yang mengarahkan proyek ini cukup dikenal melalui karyanya yang berjudul Safety Not Guaranteed. Rencananya, Jurassic World akan tayang perdana pada 12 Juni 2015.

Film terbaru Jurassic Park telah merilis judul resminya. Dengan tajuk Jurassic World, pihak Universal Pictures juga mengumumkan jadwal rilis film arahan sutradara Colin Trevorrow tersebut.

Melihat jadwal tayang Jurassic World yang ikut bergabung di ‘bursa’ padat musim panas, maka film tentang bangkitnya para dinosaurus ini akan bersaing dengan beberapa layar lebar besar lainnya seperti Avengers: Age of Ultron, Man of Steel 2, Ant-Man dan Star Wars Episode 7.

Jurassic World sebenarnya sudah dalam tahap pengembangan sejak 11 tahun lalu dan akhirnya diumumkan pada awal tahun ini. Dengan jadwal produksi pada 24 Juni dan rilis 13 Juni 2014, Jurassic World terpaksa menunda penayangannya demi menampilkan kualitas lebih baik lagi. (bh)