Jumlah Usia Produktif Indonesia Naik Hingga 200 Juta

Jumlah Usia Produktif Indonesia Naik Hingga 200 Juta

Kresnayana Yahya di acara Perspective Dialogue di Radio Suara Surabaya, Jumat (28/10/2016). Foto: arya wiraraja/enciety.co

Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya memprediksi, jumlah populasi Indonesia bakal meningkat kurang lebih 300 juta pada tahun 2045. Untuk kelompok usia produktif atau individu usia 15-64 tahun diprediksi jumlahnya meningkat hingga 200 juta. Secara netto, penduduk Indonesia bakal bertambah kurang lebih 50 juta orang.

“Dengan kata lain, prosentase dari pertambahan tersebut hampir sama. Namun secara jumlah, populasi masyarakat kita bakal bertambah,” ujar Kresnayana Yahya, dalam acara Perspective Dialogue di Radio Suara Surabaya, Jumat (28/10/2016),

Kresnayana menambahkan, banyak hal yang harus dipersiapkan menghadapi tantangan kemajuan zaman hingga 100 tahun Indonesia merdeka. Jika diukur dalam skala ekonomi, diprediksi mulai dari tahun 2016 sampai tahun 2030, perekonomian kita bakal meningkat hingga 3 kali lipat. Namun, jika dilihat dari sisi peningkatan konsumsi, nilainya bakal meningkat hingga 8 kali lipat.

“Perlu diketahui, rata-rata nilai konsumsi negara kita saat ini adalah 0,7 triliun USD. Namun, angka tersebut bakal naik menjadi 5,6 triliun USD ditahun 2045. kira-kira dengan kata lain setiap 15 tahun sekali perekonomian kita secara optimis bakal meningkat 2-4 kali lipat,” urai pakar Statistika ITS Surabaya itu.