Jumlah Peserta Liga Seri A Italia Akan Dikurangi

Jumlah Peserta Liga Seri A Italia Akan Dikurangi
Carlo Tavecchio/sindonews.net

Federasi Sepakbola Italia (FIGC) di bawah kendali Presiden yang baru, Carlo Tavecchio, berniat melakukan sejumlah perubahan drastis alias reformasi terhadap persepakbolaan di Negeri Pisa tersebut. Salah satunya, mengurangi jumlah klub yang berpartisipasi di kancah Serie A, yaitu dari 20 klub menjadi 18 tim. Tidak hanya itu saja, jumlah klub yang berkiprah di Serie B (22 klub) dan Lega Pro atau Serie C (60 tim) pun bakal dipangkas.

“Tak ada gunanya kita bertahun-tahun bekerja tanpa melakukan sesuatu yang konkret. Alasan logis di balik pengurangan tim profesional sangat kentara. Tak ada gunanya lagi jika kita berlindung dari fakta bahwasanya situasi finansial (klub) tengah terpuruk. Jadi, kita akan merevisi Serie A, Serie B, dan Lega Pro. Kapan? Dalam tiga tahun mendatang,” tegas Tavecchio.

Faktor krusial lainnya dalam reformasi persepakbolaan di Italia, menurut Tavecchio, adalah pembatasan jumlah pemain yang dimaksudkan sebagai pengurangan beban pengeluaran klub. Selain itu, juga bertujuan untuk memastikan keberadaaan para pemain lokal (Italia).

Perubahan yang dikehendaki Tavecchio adalah setiap klub maksimal mendaftarkan 25 pemain dimana minimal empat pemain di antaranya berasal dari para pemain dari masing-masing akademi klub, plus empat pemain lainnya berkarier di Italia.

“Pengurangan besaran skuat masing-masing tim akan secara bertahap digulirkan mulai musim depan. Dalam dua atau tiga tahun mendatang, setiap klub harus mematuhi aturan baru tersebut demi mengendalikan besaran pengeluaran dan sebagai cara menghargai para pemain lokal yang mengawali kariernya di akademi,” ujarnya.

Kualitas sepakboal Italia  memang terus menurun. Rangking UEFA pun terus melorot, berada di peringkat kelima di bawah Spanyol, Inggris, Jerman, dan Portugal. Di sektor finansial, mayoritas klub mengalami kesulitan. (bst/ram)