Jumlah Pelanggan Naik, PGN Jatim Perluas Jaringan di Gresik

Jumlah Pelanggan Naik, PGN Jatim Perluas Jaringan di Gresik

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) SBU Wilayah Distribusi II Jatim memperluas jaringan di area Gresik. Ini karena jumlah pelanggan terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Ada sekitar 115 Km pemasangan pipa gas dari PGN di Gresik, kami yakin akan bermanfaat untuk masyarakat,” kata Manager Humas PT Perusahaan Gas Negara (PGN) SBU Wilayah Distribusi II Jatim, Krisdyan Widagdo, Selasa 94/3/2014).

Pipa yang terpasang berjenis baja dan pipa PE Pohytheline khusus spesifikasi gas bumi. Ukuran pipa berkisar 2 inchi hingga 12 inchi. Proses ini akan berlangsung cukup lama lantaran penggalian melewati bebatuan pegunungan kapur di beberapa wilayah di Gresik.

Meski demikian, PGN tetap akan melakukan pemasangan karena potensi pengguna gas di Gresik sangat besar. Jumlah pelanggan juga menunjukan perkembangan sangat bagus. Bahkan diprediksi jumlah pelanggan akan mengalami peningkatan secara terus menerus.

Untuk pelanggan rumah tangga, terang Krisdyan, jumlahnya 1.400 pelanggan dengan volume pemakaian sebesar 19.000 m3, untuk komersial yang meliputi hotel, Rumah Sakit (RS) ada tujuh pelanggan dengan pemaikan sebanyak 2.600 m3, dan Industri terdapat 38 pelanggan dengan total pemakaian mencapai 19,5 juta m3.

“Dengan pemasangan pipa ini, saya yakin jumlah pelanggan akan mengalami peningkatan,” jelas Krisdyan.

Ia berharap, masyarakat memahami kepentingan keberadaan gas. Sebab, gas bisa menghemat pengeluaran dalam berumah tangga. Untuk bisa menempatkan gas, PGN melihat tiga faktor penting yaitu ketersediaan pasokan, pembangunan infrastruktur dan kesiapan pasar. PGN katanya siap bersinergi dengan seluruh stakeholder agar gas bumi harus dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi masyarakat Jatim.

General Manager SBU DW II Wahyudi Anas mengatakan, selama Februari ini pemasangan pelanggan gas bumi cukup banyak. “Ini adalah bentuk komitmen PGN dalam program percepatan konversi bahan bakar minyak (BBM) ke gas bumi.  Konversi BBM ke gas bumi untuk pelanggan industri baru di Jawa Timur ini membuat pelanggan PGN mampu menghemat sebesar Rp125 miliar per tahun,” katanya.

Di antara pelanggan baru PGN adalah PT HM Sampoerna, PT Kinocare Era Kosmetindo, PT Charoen Pokhpand Industri IV, dan Mall Grand City. Mereka memanfaatkan gas bumi PGN sebagai bahan bakar untuk tenaga penggerak bisnisnya baik sebagai boiler maupun sebagai energi di tenant kitchen.

Sementara data presentasi Gubernur Jatim saat pelantikan pengurus Kadin Jawa Timur beberapa waktu lalu menerangkan, daya saing Jatim menduduki peringkat kedua setelah DKI Jakarta. Diharapkan dengan suplai gas bumi yang melimpah serta komitmen bersama pengembangan infrastruktur baru di Jatim, maka daya saing usaha di Jatim dapat semakin meningkat.

Untuk memberikan pelayanan, PGN menargetkan pada Juli 2014 bakal menyelesaikan pemasangan ke calon pelanggan industri sebanyak 50 perusahaan dengan volume pemakaian gas 15,84 juta kaki kubik. Selain di wilayah eksisting, pada tahun 2014 ini, PGN akan terus berekspansi ke wilayah baru di Mojokerto, Jombang, Lamongan, Tuban, dan Malang.

“Sebagai BUMN kami berkewajiban untuk terus mendorong masyarakat mengurangi pemakaian BBM dan beralih ke gas bumi. Dengan semakin meningkatnya beban masyarakat yang semakin tinggi dengan kenaikan harga BBM dan elpiji, konversi  ke gas bumi adalah sebuah solusi yang membutuhkan komitmen semua pihak,” tegas Wahyudi.(wh)