Jumlah Pekerja Lulusan SD di Jatim 54,13 Persen

Jumlah Pekerja Lulusan SD di Jatim 54,13 Persen

Jumlah tenaga kerja di Jatim pada kuartal pertama tahun ini didominasi lulusan Sekolah Dasar (SD) berjumlah 10,338 juta. Data tersebut menunjukkan dominasi pekerja lulusan SD yang mencapai sekitar 54,13 persen dari total jumlah pekerja.

Sementara untuk jumlah tenaga kerja lulusan SMP mencapai 3,477 juta atau 17,86 persen, lulusan SMA sebesar 2,544 persen atau 12,87 persen, SMK mencapai 1,682 juta atau 8,22 persen dan Perguruan Tinggi mencapai 1,485 juta atau 6,92 persen.

Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim,  perlu mendapat kewaspadaan jelang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 nanti. Sebab, dampak sosial yang ditimbulkan cukup besar terhadap masyarakat Jatim.

“Menjelang penerapan Asean Economy Community 2015, Sumber Daya Manusia di Jatim masih sangat rendah. Jika tenaga kerja luar negeri mengalahkan tenaga kerja Jatim, ini berdampak negatif,” terang Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Jatim Gantjang Amanullah, Senin (5/5/2014).

Dia menambahkan, keresahaan bisa seperti di Papua, di Aceh dan di Kalimantan. Dimana tenaga kerja lokal tergusur oleh tenaga kerja dari luar dareah maupun dari luar negeri.

Tingkat pendidikan yang rendah sulit bersaing dan mudah tersingkir. Dampak selanjutnya, pengangguran semakin meningkat. Padahal Februari 2014, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jatim naik tipis, pada dikisaran 0,07 persen. Data hingga Februari 2014, TPT di Jatim mencapai 832.380 orang, sementara Februari 2013 dikisaran 808.350 orang.

“Dampak dari minimnya penyerapan tenaga kerja menjadi penyebab naiknya tingkat pengangguran,” sebutnya. Sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan dan perikanan mengalami penurunan.

Pada Februari 2013 jumlah tenaga kerja mencapai 7,601, susut 3,56 persen atau menjadi menjadi 7,330 juta di Februari 2014. Sektor industri pengolahan berkurang 35.807 orang, dari 2,880 juta menjadi 2,844 juta atau sekitar 1,24 pesen dan sektor konstruksi turun 6.633 orang dari 1,225 juta menjadi 1,219 juta atau 0,54 persen. (wh)