Jualan di Online Butuh Kredibilitas

Jualan di Online Butuh Kredibilitas

Waizly Darwin, Head of SMB Market Development Indonesia Facebook Asia Pasific, dalam diskusi bersama pelaku UMK Surabaya di Spazio, Jumat (2/9/2016). foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Tantangan bagi penjual online lebih besar lagi karena walaupun tidak bertemu pelanggan secara langsung, harus memperhatikan kualitas produk sebelum dikirim ke pemesan.

“Menjalin hubungan harus diperhatikan. Dunia online harus memberikan kredibilitas walaupun tidak pernah bertemu pelanggan,” tandas Waizly Darwin, Head of SMB Market Development Indonesia Facebook Asia Pasific, dalam diskusi bersama pelaku UMK Surabaya di Spazio, Jumat (2/9/2016).

Dalam acara yang bertajuk “Mendorong Produk Lokal Berkualitas Global bersama Pahlawan Ekonomi dan Tata Rupa Part II”, juga dihadiri Intan Mahardini (owner selempang butik) dan Andrea Sharon (owner laresa cake & co).

Intan Mahardini membenarkan bila pihaknya menjaga komitmen dengan pelanggan atau pembeli produknya meski menjual via online.

“Pelanggan saya lebih banyak dari luar kota yang terhubung dengan facebook page. Mereka biasa memesan melalui messenger maupun kontak yang ada,” kata Intan Mahardini.

Ia melanjutkan, walaupun produk yang dihasilkan adalah tas wanita, namun karena menjual melalui facebook, banyak juga yang memesan adalah pelanggan pria.

Pihaknya bekerjasama dengan beberapa suplier. Dan hal tersebut tidak berlangsung secara singkat atau instan. Kepercayaan pelanggan adalah modal. Ia mengakui butuh empat tahun hingga dikenal pelanggan dan dari awal sudah banyak tantangan.

“Bahkan pelanggan laki-laki lebih ngoyo. Karena selain mengambil tas produk saya, dirinya juga menjual ke daerah lain,” ujarnya.