Jordania Anggap Indonesia Mitra Terbesar di Asia Tenggara

Jordania Anggap Indonesia Mitra Terbesar di Asia Tenggara

 

Indonesia merupakan mitra perdagangan terbesar Jordania di Asia Tenggara dengan nilai perdagangan USD 500 juta dan investasi USD 200 juta yang sangat positif dibahas kerja sama bilateralnya,

Hal itu ditegaskan Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa Usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan Raja Jordania Abdullah II di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (26/2/2014).

“Tantangan kita memberikan wujud di bidang ekonomi. Kerja sama cukup maju di ekonomi. Misalkan, Indonesia merupakan negara tujuan perdagangan terbesar di Asia Tenggara bagi Jordania,” ujar dia.

Marty mengungkapkan, investasi Jordania di Indonesia pada Rabu ini diwujudkan, antara lain dengan penandatanganan kerja sama perusahaan Jordania dengan Pupuk Kaltim untuk pembangunan pabrik fosfat dan asam sulfat.

“Ini penting menunjukkan prespektif Jordania tidak hanya berdagang melainkan juga menanamkan investasinya, sehingga saling menguntungkan,” katanya.

Selain kerja sama di bidang perekonomian, menurut Marty, juga digagas Indonesia dan Jordania di bidang pertahanan dengan membangun jejaring kerja (network) industrinya bagi kedua negara maupun negara lain yang memiliki pemahaman sama.

“Itu tadi baru dibahas secara umum, nanti bulan Mei Menhan diinstruksikan ke Jordania untuk memperdalam, intinya menciptakan semacam network, kerja sama industri pertahanan, seperti di Eropa dengan Airbus. Beberapa negara yang masuk ke dalam Airbus menjadi jejaring kerja sama. Supaya bisa industri pertahanan bisa bekerja sama, misal sektor tertentu atau alutsista tertentu atau pasarnya,” ujar Marty.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melangsungkan pertemuan bilateral dengan Raja Jordania Abdullah Bin Al-Hussein (Abdullah II) di Istana Merdeka Jakarta, Rabu siang.

Raja Abdullah II tiba di kompleks Istana Presiden pada Rabu ini langsung disambut Presiden Yudhoyono. Kedua pemimpin negara kemudian melakukan pertemuan bilateral di ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta.

Mendampingi Presiden Yudhoyono dalam pertemuan itu adalah Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, Menlu Marty Natalegawa, Menperin MS Hidayat, Mendag Luthfi Hidayat, Mendikbud Muhammad Nuh dan Dubes RI untuk Jordania Teguh Wardoyo serta Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah.Sementara Raja Abdullah II didampingi Pangeran Ghazi bin Muhammad serta pejabat lainnya.(atr/wh)