Jomblo Pengen Dapet Jodoh? Coba Aplikasi Ini

Jomblo Pengen Dapet Jodoh? Coba Aplikasi Ini
foto: blogspot

Urusan mencari jodoh kini tak hanya menjadi wilayah privat yang tertutup. Sebuah platform online dating memberi jawaban bagi para jomblower untuk bisa segera dapatkan pasangan. Nama aplikasinya yakni Setipe. Platform yang sudah memiliki hampir 500.000 anggota terdaftar ini akan menjodohkan anggota yang satu dengan anggota lainnya berdasarkan algoritma kecocokan sifat.

Makanya ketika melakukan proses registrasi, calon anggota tersebut diwajibkan mengisi hampir 100 pertanyaan terlebih dahulu untuk membantunya mengenali diri sendiri dan mempertimbangkan faktor-faktor untuk hubungan jangka panjang. Hasil dari jawaban inilah yang nantinya akan menjadi filter untuk mempertemukan anggota yang punya kecocokan.

“Setipe fokus pada hubungan janga panjang, membantu orang-orang untuk bertemu dengan calon pasangan yang kemungkinan akan cocok. Melalui pertanyaan yang kami ajukan, mereka bisa lebih mengenali dirinya sendiri dan juga calon pasangan,” ujar pendiri Setipe, Razi Thalib.

Banyaknya pertanyaan saat proses registrasi tak ubahnya seperti berkenalan dengan orang baru. Ini dimaksudkan agar proses menjodohkan benar-benar dilakukan pada dua orang yang punya kecocokan. Selain itu, menurut Razi, banyaknya pertanyaan yang harus diisi ini juga untuk memfilter orang-orang yang memang serius ingin menemukan pasangan hidupnya lewat media online.

“Setelah semua pertanyaan dijawab, sistem dalam Setipe akan memilih orang-orang punya kecocokan sesuai dengan kriteria, preferensi dan kepribadian berdasarkan ilmu psikologi. Mereka bisa saling membaca profil masing-masing, dan dari situ bisa diambil keputusan apakah ingin melanjutkan perkenalan atau tidak tertarik sama sekali. Dengan cara ini, tidak akan ada yang tahu kalau kamu sedang menggunakan Setipe kecuali kamu dan calon pasangan yang sudah dipilih,” imbuhnya.

Selama dua tahun berjalan, Setipe yang sudah tersedia di Google Play dan App Store telah berhasil menjodohkan sedikitnya 73 pasangan. Angka ini didapatkan berdasarkan laporan dari anggota yang dengan sukarela menginfokan kelanjutan hubungannya. Dari jumlah tersebut, 40 di antaranya sudah menikah, dan 33 pasangan lainnya sudah dalam tahap tunangan dan akan segera menikah. (bst)