Jokowi Resmikan Tol Gempol-Pasuruan

Jokowi Resmikan Tol Gempol-Pasuruan
Foto: jawa pos

Ruas jalan tol Gempol–Pandaan (Genpan) segera dioperasikan. Untuk menandai pengoperasian jalur bebas hambatan itu, jalan tol sepanjang 13,61 kilometer tersebut diresmikan Presiden Jokowi, Jumat (12/6/2015).

Setiyono, direktur utama PT Jasamarga Pandaan Tol, pengelola tol Gempan, mengatakan, peresmian itu dilakukan menyusul turunnya rekomendasi dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Dalam rekomendasinya, BPJT menyatakan bahwa tol Gempan yang peresmiannya sempat tertunda dua kali tersebut sudah laik operasi. ’’Rekomendasi dari BPJT sudah turun dan dinyatakan layak beroperasi. Besok (hari ini, Red) diresmikan,’’ kata Setiyono.

Sebelumnya, peresmian jalan tol yang merupakan bagian dari proyek tol Surabaya–Malang itu tertunda dua kali. Yakni, pada 15 Februari dan 21 Mei lalu. Penundaan terjadi karena ada perbaikan tebing tol yang ambrol di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol.

Menurut Setiyono, sesuai rencana, tol diresmikan Presiden Joko Widodo dengan didampingi para menteri. Rombongan presiden dijadwalkan mendarat di Bandara Juanda dan langsung menuju gerbang tol Pandaan, tempat peresmian.

’’Peresmian direncanakan sore, sekitar pukul 16.00. Lokasinya di gerbang tol Pandaan. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Istana Presiden dan Paspampres,’’ jelas dia.

Untuk persiapan, Setiyono memastikan tidak ada kendala. Sebab, persiapan dilakukan jauh hari sebelumnya. Begitu juga kelengkapan fasilitas dan sarana penunjang jalur tol. Misalnya, penerangan jalan umum (PJU), badril, dan traffic light di akses jalan penghubung sudah tuntas. ’’Di lapangan, semuanya siap. Sudah kami cek dan tinjau langsung. Tidak ada kendala,’’ tegasnya.

Untuk pengamanan acara peresmian oleh presiden, sekitar 1.500 personel pasukan gabungan telah disiapkan. ’’Saat ini sudah tidak ada masalah dengan pengamanan. Ada 1.500 pasukan gabungan,’’ kata Kolonel Arm Totok Imam S., Danrem 083/BDJ, selaku dansatgas pamwil pengamanan VVIP, kemarin.

Totok menjelaskan, pasukan itu merupakan gabungan dari berbagai unsur. Selain TNI dan Polri, ada personel dinas perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Pasukan yang terbagi dalam tiga ring tersebut akan mengamankan sepanjang jalur yang dilalui presiden. (wh)