Jokowi Jelaskan Tax Amnesty pada 2.700 Pengusaha Jatim

Jokowi Jelaskan Tax Amnesty pada 2.700 Pengusaha Jatim

Presiden Jokowi berbicara dalam acara sosialisasi Program Tax Amnesty di Surabaya, Jumat (15/7/2016) malam. foto:artika farmita

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur I menggelar acara sosialisasi Program Tax Amnesty atau Amnesti Pajak di Surabaya, Jumat (15/7/2016) malam. Presiden RI Joko Widodo hadir membuka dan memberikan penjelasan di depan ribuan undangan yang merupakan pengusaha wajib pajak di Jawa Timur.

Dari undangan yang semula diprediksi 2.000 orang, membludak menjadi 2.700 orang. “Saya mintanya kemarin maksimal 2.000 orang saja. Tapi ini jadi lebih. Artinya ada keinginan yang besar dari masyarakat untuki ikut amnesti pajak,” kata Jokowi di Grand City Convention Hall Surabaya.

Jokowi mengingatkan, dalam situasi perekonomian global sekarang, negara membutuhkan partisipasi dari rakyatnya. Melalui partisipasi amnesti pajak, diharapkan Indonesia mampu memenangi persaingan internasional.

“Yang uangnya diendapkan di luar negeri, dibawa masuk. Ini pertarungan dan kompetisi antarnegara. Ini kesempatan bapak ibu semua untuk berpartisipasi terhadap negara,” ujar Jokowi.

Menurut dia, tax amnesty merupakan kesempatan bagus sebelum era keterbukaan informasi di semua negara pada tahun 2018 mendatang. Dengan mengungkapkan harta yang disimpan sekarang, pengusaha memperoleh penghapusan tunggakan pajak dan pembebasan sanksi administrasi, pidana perpajakan, dan lain-lain.

“Mumpung ada amnesti pajak (tax amnesty). Karena awal tahun 2018, akan ada keterbukaan informasi.  Semua negara buka-bukaan, nanti orang akan tahu,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi meyakinkan, ia siap mengawasi langsung pelaksanaan tax amnesty ini. Pengawasan akan dilakukan dengan intelijen untuk mengawal kinerja aparat perpajakan. “Biar ada kepercayaan bahwa ini betul-betul untuk membangun negara kita,” tutur dia.

Ia belajar dari banyak negara lain yang juga melakukan amnesti pajak. Negara-negara itu pun banyak pula yang gagal. “Saya juga tidak mau amnesti pajak ini gagal. Harus berhasil,” ucap Jokowi.

Dalam acara sosialisasi semalam, Presiden Jokowi didampingi Menteri Keuangan Bambang Soemantri Brodjonegoro, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisiner OJK Muliaman D. Hadad, Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. (wh)