Jokowi: 2019 Indonesia Dibayangi Krisis Listrik

 

Konsumsi Listrik Indonesia Belum Ideal
Konsumsi Listrik Indonesia Belum Ideal

Pemerintah, kata Presiden Jokowi, secara lintas sektoral akan bekerja keras melakukan terobosan untuk mengatasi hambatan yang timbul dalam pembangunan pembangkit listrik. “Hal ini karena kalau tidak dilakukan, akibatnya Indonesia akan mengalami krisis listrik pada tahun 2019 mendatang,” tegas Jokowi seperti dilansir situs Setkab, Jakarta, Jumat (28/8/2015).

Presiden menegaskan, tidak ada satu orang pun yang akan menyangkal bahwa listrik merupakan salah satu sumber energi yang yang sangat penting. “Rakyat membutuhkan listrik untuk menopang kehidupannya sehari-hari dan mendorong peningkatan kegiatan ekonomi nasional,” tegas Presiden Jokowi.

Dia mengingatkan, anak-anak di perbatasan harus bisa belajar di malam hari, dan nelayan bisa menyimpan ikan hasil tangkapan di tempat pendingin. ”Konveksi-konveksi kecil, warung-warung, dan usaha kecilnya bisa hidup, dan semua itu membutuhkan listrik,” tutur Presiden.

Jokowi pun menegaskan, tidak boleh ada lagi proyek-proyek mangkrak karena masalah perizinan atau pembebasan lahan. Presiden berharap semuanya segera bekerja. “Saya akan mendadak mengecek ke sini lagi entah sebulan, dua bulan, tiga bulan lagi,” kata presiden saat meresmikan pembangunan PLTU Batang, Jum’at (28/8/2015).

PLTU bernilai USD4 miliar itu dilanjutkan kembali pembangunannya setelah tertunda selama empat tahun. Pemerintah menggandeng perusahaan swasta PT Bhimasena Power Indonesia untuk melanjutkan proyek pembangunan yang akan mengalirkan listrik untuk Pulau Jawa dan Bali itu.

Presiden Jokowi menegaskan, bahwa proyek yang dipersiapkan dengan pola Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) itu, didasarkan pada proses yang terbuka, kompetitif, transparan dan akuntabel. Ia menyebutkan, proyek ini harus jadi contoh untuk pola kerjama pembangunan infrastruktur pemerintah dan swasta di Indonesia, karena dana APBN saja tidak cukup untuk membangun semua infrastruktur yang diperlukan oleh rakyat Indonesia. (bst)