JK Pimpin Langsung Pencarian AirAsia

JK Pimpin Langsung Pencarian AirAsia

Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla akan mengomandani langsung proses pencarian pesawat Air Asia yang hilang.  Seperti diketahui, hingga saat ini Basarnas sudah mengerahkan seluruh kekuatan untuk melakukan pencarian pesawat Airbus berpenumpang 155 orang itu.

Di antaranya dengan menerjunkan Tim Special Group yang berlayar menggunakan Kapal Negara SAR JAKARTA dari dermaga Kali Japat, Tanjung Priok, Jakarta Utara menuju perairan Belitung Timur.

Tim ini membawa penyelam-penyelam khusus untuk pencarian di perairan dalam. Mereka juga menyiapkan peralatan selam, marine detector, direction finder, dan remote operation vehicle untuk bantu pencarian.

Tim SAR Provinsi Bangka Belitung juga telah mengerahkan puluhan anggotanya untuk menyisir di titik koordinat 03.22.46 lintang selatan dan 108.50.07 bujur timur yang diduga sebagai lokasi jatuhnya pesawat.

Sementara itu, melalui Meneteri Perhubungan Ignasius Jonan, Presiden Joko Widodo menginginkan agar pencarian peswat Air Asia QZ 8501 tujuan Surabaya-Singapura yang hilang kontak diperluas hingga daratan.

“Menhub melalui RI 1, telah meminta bantuan dari TNI Angkata Darat untuk upaya pencarian di darat hingga pegunungan,” ungkap Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara Djoko Murjatmodjo dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (28/12/2014).

Bandar udara yang berada di dekat lokasi yang diduga terdapat pesawat jenis Airbus 320 itu, sambungnya, pun dijadikan posko pencarian bersama SAR serta bantuan masyarakat yang ada.

“KNKT dan Basarnas, telah melakukan anaslisa posisi terakhir koordinat pesawat Air Asia yang hilang kontak,” sambung Djoko.

Sebelumnya diberitakan, Badan SAR Nasional (Basarnas) bersama pihak terkait masih terus mencari keberadaan pesawat Air Asia yang hilang kontak. Fokus pencarian pesawat masih di sepanjang pantai, terakhir kali Air Asia hilang kontak. Hal tersebut seperti diungkapkan Kepala Basarnas Jakarta, Sutrisno, karena posisi hilangnya kontak di sepanjang Tanjung Pandan dan Pontianak.

“Hingga saat ini pencarian masih difokuskan sepanjang pantai, belum ke laut. Lost contact-nya kan tadi posisinya di antara Tanjung Pandan dan Pontianak,” ujarnya di Kantor Otoritas Bandara Wilayah 1, Bandara Soekarno-Hatta. (oke)