JK Benarkan Sinyal Reshuffle Kabinet

BBM Naik, Pemerintah Siapkan Bansos Rp 5 T
BBM Naik, Pemerintah Siapkan Bansos Rp 5 T

Wacana reshuffle kabinet pemerintahan Jokowi-JK semakin menguat. Menteri yang kinerjanya kurang memuaskan akan diganti. Wakil Presiden Jusuf Kalla membenarkan akan ada perombakan posisi menteri, tapi tidak menjelaskan kapan waktunya. Sementara kabar yang berembus, perombakan menteri akan dilaksanakan usai Lebaran atau Juli 2015. “Ya tentu (reshuffle) dalam waktu ke depan inilah,” kata pria yang akrab disapa JK ini di Kantor Wapres, Jakarta.  “Belum kita bicarakan waktunya. Tetapi ya saya kira, tentu pada waktunya apabila dipandang perlu,” tambah dia.

JK menyampaikan ‎ada beberapa menteri yang kinerjanya jauh dari yang diharapkan, sehingga reshuffle perlu dilakukan. Nantinya akan diisi kandidat yang benar-benar memiliki kemampuan di bidangnya. “Ya karena banyak perlu peningkatan kinerja, tentu dibutuhkan orang-orang yang sesuai dengan kemampuannya,”‎ ucapnya.

Namun demikian, JK menghela napas ketika diminta tanggapan terkait Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang mengadakan pertemuan di rumah Ketua Umum PKPI Sutiyoso pada 28 April 2015. Kabarnya pertemuan itu membahas soal reshuffle. “Saya tidak tahu (soal pertemuan di rumah Sutiyoso),” ujar JK singkat.

Presiden Jokowi memilih untuk tidak membicarakan reshuffle kabinet. Dia menyerahkannya kepada sang wapres. ‎ Senada dengan Jokowi, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto juga memilih tidak mengomentari terkait isu perombakan kabinet. “Saya lagi belajar tidak komentar,” ucap Andi. (lp6)