Jerman Butuh 6 Juta Tenaga Kerja Indonesia

 

Jerman Butuh 6 Juta Tenaga Kerja Indonesia

Pemerintah Jerman meminta kepada Indonesia agar mengirimkan tenaga kerja yang siap pakai sebanyak 6 juta orang. Tenaga trampil ini diperlukan untuk mengatasi kurangnya tenaga kerja di daerah asal mereka sendiri.

Permintaan itu disampaikan oleh Perwakilan Kamar Dagang dan Industri Jerman Andreas Goschie dalam acara seminar nasional yang bertemakan harmonisasi pendidikan kejuruan dengan dunia usaha dan industri di hotel Bumi Surabaya.

“Kami membutuhkan enam juta pekerja siap pakai yang bisa langsung bekerja di tempat kami,” tegas dia kepada wartawan di Surabaya, Kamis (11/9/2014).

Menurut dia, tenaga trampil yang dibutuhkan disana (Jerman red) adalah tenaga muda yang setara dengan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Melihat jumlah penduduk Indonesia yang besar, dirinya optimis peluang ini dipergunakan sebaiknya oleh pemerintahan provinsi Jatim.

Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan kegembiraannya atas permintaan dari pemerintahan Jerman. Ia meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Jatim Harun agar betul-betul serius memperhatikan sekolah SMK di Jatim.

“Ini sungguh luar biasa. Bila berhasil memasukkan pekerja disana maka termasuk go internasional bukan lagi tingkat asia. Jadi perhatikan permintaan itu,” kata Soekarwo. (wh)