Jepang Kirim 14 Native Speaker Mengajar di Sekolah Jatim

Jepang Kirim 14 Native Speaker Mengajar di Sekolah Jatim

Pemerintah Jepang melalui Asia Center The Japan Foundation mengirim native speaker bahasa Jepang atau nihongo partners ke-14 sekolah-sekolah di Jatim.

Ke-14 sekolah itu adalah SMAN 7 Surabaya, SMA Trimurti, SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, SMAK Santo Yusuf Malang, SMKN 2 Malang, SMAN 1 Pandaan, SMAN 1 Puri Mojokerto, SMAN 1 Bangil, SMAN 1 Jogoroto, SMAN 1 Kutorejo, SMAN 1 Sidoarjo, SMA Katolik Cor Jesu Malang, SMAN 4 Malang dan SMAN 6 Malang.

Direktur Jendral Asia Center The Japan Foundation  Regional ASEAN, Ogawa Tadashi mengatakan pengiriman ini adalah kali pertama dilakukan Asia Center The Japan Foundation dengan mengirim native speaker.

“Angka peminat belajar Jepang di Jatim tertinggi di Indonesia. Jadi kami pilih Jatim untuk native speaker,” tutur Ogawa Tadashi disela acara Penerimaan Program Pengiriman Nihongo Partners oleh Asia Center The Japan Foundation di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim, Jl Gentengkali, Selasa (1/9/2015).

Dari data yang ada, jumlah pelajar dan mahasiswa di Jatim yang belajar bahasa Jepang paling banyak dibandingkan provinsi lainnya. Dari total 870 ribu orang se-Indonesia yang belajar bahasa Jepang, 140 ribu dari Jatim.

Untuk tahapan pertama ini sendiri masih 10 orang dan direncanakan akan dilakukan pengiriman secara terus menerus dengan cara bertahap hingga tahun 2020. Total yang akan dikirim pihaknya sebanyak 3000 se-Asean dan 1.950 nihongo partners dikirim ke-Indonesia.

“Pengiriman ini akan dilakukan secara bertahap di setiap sekolah yang ada di Jawa Timur agar dapat merata,” pungkasnya. (wh)