Jepang Bantah Berikan Bebas Visa untuk Turis Indonesia

Spekulasi Percepatan Pemilu Lemahkan Yen
Spekulasi Percepatan Pemilu Lemahkan Yen

Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia melalui halaman resminya membantah Warga Negara Indonesia (WNI) mendapatkan bebas visa ke negeri Sakura ini. Laman tersebut menuliskan bahwa pemberitaan mengenai WNI bebas visa adalah berita yang tidak benar. “Bersama ini kami ingin memberitahukan bahwa berita bebas visa bagi warga negara Indonesia adalah berita yang tidak benar,” tulis laman tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah negeri itu memberlakukan visa multiple entry bagi WNI yang ingin berkunjung ke Jepang per 1 Desember 2014. Namun ini tidak berlaku bagi WNI yang berkunjung untuk tujuan berlibur.

Lebih lanjut, website tersebut mengklarifikasi bahwa Jepang hanya memberikan perpanjangan masa tinggal sementara bagi WNI yang memiliki visa multiple, dari 15 hari menjadi 30 hari, bukan memberikan kebebasan visa. “Yang benar adalah: Dalam rangka merayakan 40 tahun persahabatan dan kerjasama Jepang dan ASEAN, sejak tanggal 1 Juli Pemerintah Jepang memutuskan untuk memperpanjang masa tinggal sementara bagi warga negara Indonesia yang memiliki visa multiple, dari 15 hari menjadi 30 hari,” tulisnya.

Menanggapi kebijakan ini, Asisten Deputi Pemasaran Dalam Negeri Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Tazbir mengatakan, dalam hal ini yang mempunyai kepentingan adalah Indonesia. Oleh karenanya, menurut Tazbir mengenai bebas visa antara Indonesia dengan Jepang tidak perlu ada prinsip timbal balik. “Memang Indonesia yang berkepentingan untuk meningkatkan kunjungan wisman Jepang, jadi tidak atas prinsip resiprokal,” ujarnya.

Oleh karena itu, kebijakan bebas visa turis Jepang ke Indonesia akan memberikan dampak yang positif untuk sektor pariwisata Indonesia. Salah satunya diharapkan kunjungan wisatawan ke Indonesia akan meningkat tahun ini. “Kita berharap akan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan ke Indonesia. Jadi tidak mesti ada kebijakan timbal balik atau resiprokal,” tutupnya. (oke)