Jembatan Kartini Surabaya Peninggalan Belanda Ambles

Jembatan Kartini Surabaya Peninggalan Belanda Ambles

foto: pojokpitu

Oleh karena itu, Jembatan Kartini itu akan segara dibongkar dalam waktu dekat. Pembongkaran itu memakan waktu sekitar 6 hari, dan selanjutnya akan dikeruk atau didalamkan terlebih dahulu sebelum dilakukan pembangunan jembatan. “Pembangunannya sekitar 6 bulan dan bisa lebih cepat. Semoga bisa lebih cepat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Irvan Wahyu Drajad mengaku sudah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas karena Jembatan Kartini itu ditutup total. Ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari Jembatan Kartini itu dan mencari jalan alternatif lain.

“Jadi, untuk rekayasa arus lalu lintasnya dari arah barat Kartini ditutup dan diarahkan ke Anwari belok kiri WR. Supratman, kemudian belok kiri ke Imam Bonjol ke arah Kartini atau Pandigiling lagi. Sedangkan dari timur diarahkan ke Jalan Imam Bonjol lalu belok kiri Pandegiling,” terang Irvan.

Adapun dari arah timur sebelum Teuku Umar disiapkan papan tambahan ke Kartini lewat WR. Supratman. Kemudian dari Pandegiling sisi barat diarahkan ke timur lewat Jalan Teuku Umar masuk ke arah WR. Soepratman. “Sedang dari utara imam bonjol diarahkan ke WR Supratman lewat Kartini belok kanan ke Teuku Umar arah WR. Supratman,” urainya.

Rencananya, kata Irvan, rekayasa arus lalu lintas dan penutupan Jembatan Kartini itu berlangsung sekitar 6-7 bulan. Hal itu sudah dikoordinasikan dengan Dinas PU Bina Marga yang membutuhkan pembangunan jembatan itu sekitar 6 bulan.

“Dalam pengalihan arus lalu lintas itu, kami bekerjasama dengan Kepolisian, Polsek Tegalsari dan Satlantas Polrestabes Surabaya. Jadi, kami menghimbau kepada pengendara roda dua dan roda empat untuk mencari jalur alternatif lainnya,” pungkasnya. (wh)

Marketing Analysis 2018